Info Ambon
Minggu, Mei 3, 2026
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Galery Foto
  • Lifestyle
    • Seni & Hiburan
    • Fashion
    • Food
    • Travel
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Galery Foto
  • Lifestyle
    • Seni & Hiburan
    • Fashion
    • Food
    • Travel
No Result
View All Result
Info Ambon
Home Hukum

Diduga Ilegal, Penambangan PT Batu Licin di Kei Besar Dikecam Akademisi dan Warga Adat

Eva by Eva
Juni 9, 2025
in Hukum, Terkini
0
DPD MABAR Maluku Berikan Apresiasi  Kepada 100 Hari Kerja Bupati SBB Fokus Reformasi Birokrasi dan Layanan Publik

AMBON (info-ambon.com)-Aktivitas penambangan tanah timbunan dan bebatuan yang dilakukan oleh PT Batu Licin di Ohoi Nerong, Kecamatan Kei Besar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, menuai sorotan tajam. Perusahaan tersebut diduga beroperasi secara ilegal tanpa izin resmi, tanpa dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), serta tanpa melibatkan masyarakat adat setempat.

Akademisi Universitas Negeri Yogyakarta, Saldi Matdoan, menyebut praktik penambangan tersebut sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap hukum lingkungan dan hak-hak masyarakat adat.

“Ini bukan hanya pelanggaran administratif, tetapi juga mencerminkan sikap abai terhadap nilai kemanusiaan dan adat istiadat yang dipegang masyarakat Kei. Perusahaan masuk tanpa izin, tanpa konsultasi, dan tanpa menghormati pemilik tanah adat,” ujar Saldi dalam rilis tertulis yang diterima redaksi info-ambon.com di Ambon, Senin (9/6/2025).

Masyarakat Ohoi Nerong dan sekitarnya mengaku terkejut ketika alat berat milik PT Batu Licin tiba-tiba masuk ke wilayah adat mereka dan mulai melakukan penggalian. Tidak ada sosialisasi, dialog, atau pemberitahuan sebelumnya dari pihak perusahaan.

“Tanpa kami tahu, tanah kami digali, hutan dibabat, air menjadi keruh. Kami hanya bisa menyaksikan sambil merasa takut dan tidak berdaya,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Kei Besar, yang dikenal memiliki ekosistem yang rapuh, kini mulai mengalami kerusakan nyata. Warga melaporkan adanya perubahan kualitas air bersih, penurunan hasil tangkapan ikan, serta potensi banjir dan longsor akibat perubahan tata air.

Di sisi lain, pembelahan sosial mulai muncul. “Ada warga yang dipekerjakan oleh perusahaan, tapi banyak juga yang merasa tanahnya dirampas. Ini bisa memicu konflik horizontal kalau tidak segera ditangani,” kata Saldi.

Sorotan juga diarahkan kepada pemerintah daerah dan provinsi yang dinilai tidak merespons secara tegas. Ketidakhadiran pemerintah, menurut warga, justru memperparah situasi.

“Seolah-olah pemerintah lebih takut pada perusahaan daripada melindungi rakyatnya sendiri. Ini mencederai kepercayaan masyarakat terhadap negara,” ujar Saldi.

Merujuk pada UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidupserta PP No. 27 Tahun 2012, kegiatan tambang tanpa izin lingkungan adalah ilegal dan wajib dihentikan.

Warga dan akademisi mendesak pemerintah pusat, termasuk KLHK dan Kementerian ESDM, untuk turun langsung ke lokasi dan melakukan investigasi menyeluruh. Selain itu, Komnas HAM dan KPKdiminta menyelidiki dugaan pelanggaran hak asasi manusia dan potensi gratifikasi dalam proses perizinan tambang.

“Prinsip Free, Prior and Informed Consent (FPIC) yang diatur dalam Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat juga diabaikan. Ini tidak hanya persoalan lingkungan, tapi juga pelanggaran terhadap hak konstitusional masyarakat adat,” ujar Saldi.

Warga mendesak agar kegiatan tambang dihentikan sementara (moratorium), hingga seluruh izin ditinjau ulang dan masyarakat adat dilibatkan secara penuh dalam prosesnya. Mereka juga menuntut pemulihan lingkungan dan kompensasi sosial dari PT Batu Licin.

“Kalau tidak segera dihentikan, bukan hanya tanah yang rusak, tapi masa depan anak cucu kami. Alam akan membalas ketika manusia terus mengeksploitasinya secara semena-mena,” kata seorang tokoh adat Ohoi Nerong.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak PT Batu Licin maupun pemerintah daerah.

Warga berharap pemerintah segera menunjukkan keberpihakan nyata. “Kami tidak menolak pembangunan, tapi kami menolak eksploitasi tanpa etika. Negara harus hadir melindungi, bukan membiarkan,” tutup Saldi. (EVA)

Tags: eksploitasi tanpa etikaPT Batu licinTambang ilegal di Kei
Previous Post

PLN UP3 Ambon Gerak Cepat Pulihkan Listrik akibat Pohon Tumbang di Tengah Hujan Deras

Next Post

Pemkot Ambon Pasang CCTV di Enam Titik dan Portal Satu Data, Kominfo Siapkan Layanan Berbasis Digital

Eva

Eva

Related Posts

Yubileum 100 Tahun TMM Dimulai, Pemkot Ambon Apresiasi Peran Sosial Tarekat

Yubileum 100 Tahun TMM Dimulai, Pemkot Ambon Apresiasi Peran Sosial Tarekat

by Eva
Mei 2, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Rangkaian perayaan menuju Yubileum 100 Tahun Tarekat Maria Mediatrix (TMM) resmi dimulai melalui acara pencanangan yang digelar di Gedung...

OJK Maluku dan Polda Perkuat Sinergi Berantas Judi Online dan Pinjol Ilegal

OJK Maluku dan Polda Perkuat Sinergi Berantas Judi Online dan Pinjol Ilegal

by Eva
Mei 2, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku memperkuat koordinasi dengan Kepolisian Daerah Maluku (Polda Maluku) guna meningkatkan pelindungan konsumen di...

BI Maluku Hadir di Pulau Kur, Layani Penukaran Uang dan Pengobatan Gratis

BI Maluku Hadir di Pulau Kur, Layani Penukaran Uang dan Pengobatan Gratis

by Eva
Mei 2, 2026
0

TUAL (info-ambon.com)- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku melalui program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 menghadirkan layanan penukaran uang rupiah...

BI Layani Penukaran Uang di Pulau Teor Lewat Tim ERB 2026

BI Layani Penukaran Uang di Pulau Teor Lewat Tim ERB 2026

by Eva
Mei 2, 2026
0

SBT (info-ambon.com)-Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang digagas Bank Indonesia (BI) kembali melanjutkan misinya dengan menyambangi Pulau Teor, Kabupaten...

PLN Dorong Electrifying Lifestyle, Green SPKLU Hadir di Bandara Pattimura

PLN Dorong Electrifying Lifestyle, Green SPKLU Hadir di Bandara Pattimura

by Eva
Mei 1, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih melalui peresmian Green Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum...

Kodaeral IX Apresiasi BI Maluku Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Wilayah 3T

Kodaeral IX Apresiasi BI Maluku Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Wilayah 3T

by Eva
April 30, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX mengapresiasi langkah Bank Indonesia (BI) yang kembali menggelar program Ekspedisi Rupiah Berdaulat...

Next Post
Pemkot Ambon Tindak Lanjuti EKBALE 2025, Diskominfo Tekankan Pentingnya Aspek Spiritual

Pemkot Ambon Pasang CCTV di Enam Titik dan Portal Satu Data, Kominfo Siapkan Layanan Berbasis Digital

Discussion about this post

 

/>

RSS PATNERT MEDIA OBORMOTINDOK.CO.ID

  • Bupati Morowali Utara Pimpin Upacara Hardiknas, Pendidikan Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Hari Pendidikan Nasional 2026 di Kabupaten Morowali Utara berlangsung khidmat. Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, bertindak sebagai inspektur upacara yang Selengkapnya
  • PAU Lakukan Turn Around, Akses Jalan Kompanga Dialihkan Sementara
    OBORMOTINDOK.CO.ID. BANGGAI– PT Panca Amara Utama (PAU) kembali melakukan penutupan sementara akses jalan di jalur patroli PT Donggi Senoro LNG menuju Dusun Kompanga, Desa Uso, Kecamatan Selengkapnya
  • Peringati Hari Buruh 2026, FNPBI Morowali Gelar Pendidikan Dasar Anggota II
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Morowali– Dalam rangka memperingati Hari Buruh 2026, Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI) Kabupaten Morowali menggelar Pendidikan Dasar Anggota (PDA) II Selengkapnya
  • Camat Batui Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Gaungkan Pendidikan Inklusif
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Banggai– Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kecamatan Batui berlangsung khidmat di halaman SMA Negeri 1 Batui, Sabtu pagi (2/5/2026). Selengkapnya
  • May Day 2026 di Morowali Utara Kondusif, Buruh Aksi Damai Dikawal 150 Personel
    OBORMOTINDOK.CO.ID. MORUT– Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada Jumat, 1 Mei 2026 di Kabupaten Morowali Utara berlangsung aman, tertib, Selengkapnya
  • HARI BURUH ADALAH WARISAN TRADISI AMERIKA
    ( Oleh: Hendra Dg Tiro / Sekum HMI Cabang Luwuk Banggai ) OBORMOTINDOK.CO.ID. Banggai– Peringatan Hari Buruh setiap 1 Mei sering dipahami Selengkapnya
  • Hari Buruh di Banggai Meriah, Ada Jalan Sehat, Zumba, dan Bantuan Pangan
    OBORMOTINDOK.CO.ID. BANGGAI– Peringatan Hari Buruh Nasional yang jatuh pada 1 Mei 2026 dirayakan Pemerintah Kabupaten Banggai dengan menggelar kegiatan bertajuk May Day Selengkapnya
Info Ambon

  • Hubungi Kami
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Redaksi
  • UU Pers

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Galery Foto
  • Lifestyle
    • Seni & Hiburan
    • Fashion
    • Food
    • Travel