AMBON (info-ambon.com)-Anggota Komisi IV DPRD Maluku, Yan Zamora Noach, meminta Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) mulai mempersiapkan tenaga kerja lokal untuk memenuhi kebutuhan proyek Blok Masela.
Menurut Noach, langkah awal yang perlu dilakukan pemerintah daerah adalah memperoleh kepastian mengenai jenis kompetensi dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dalam proyek tersebut. Informasi itu dinilai penting sebagai dasar penyusunan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“Pemerintah daerah, khususnya daerah penyangga dan daerah terdampak, harus membuka ruang informasi. Setelah ada koordinasi dan kepastian mengenai kompetensi yang dibutuhkan serta jumlah tenaga kerja yang diperlukan, baru langkah persiapan bisa dilakukan,” kata Noach kepada wartawan di Gedung DPRD Maluku, Kamis (4/6/2026).
Ia menjelaskan, setelah kebutuhan tenaga kerja diketahui secara pasti, pemerintah daerah dapat menggandeng lembaga pendidikan dan pelatihan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang dibutuhkan.
Menurut dia, pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri akan meningkatkan peluang masyarakat lokal untuk terserap dalam proyek strategis tersebut.
“Kalau informasinya sudah pasti, pemerintah bisa bekerja sama dengan lembaga pendidikan dan membuat pelatihan. Mereka yang ikut pelatihan nantinya memiliki peluang lebih besar untuk masuk dalam pekerjaan itu,” ujarnya.
Noach menegaskan bahwa masyarakat lokal harus menjadi prioritas dalam proses perekrutan tenaga kerja pada proyek Blok Masela. Namun, prioritas tersebut harus dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan.
“Prioritasnya harus masyarakat daerah. Karena itu kompetensi mereka perlu dipersiapkan sejak awal agar siap bersaing dan memenuhi kebutuhan proyek,” katanya.
Proyek Blok Masela diperkirakan akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, baik pada tahap konstruksi maupun saat memasuki masa operasi.
DPRD Maluku berharap kehadiran proyek tersebut tidak hanya mendorong investasi di daerah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di MBD dan KKT melalui peningkatan kesempatan kerja dan pengembangan kualitas sumber daya manusia. (EVA)








Discussion about this post