AMBON (info-ambon.com)- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berencana membangun pasar khusus bagi mama-mama papalele, sebutan untuk pedagang perempuan tradisional yang menjajakan hasil bumi dengan busana khas daerah.
Fasilitas tersebut akan diberi nama Papale Square dan direncanakan berlokasi di depan Pasar Mardika.
Wakil Wali Kota Ely Toisutta mengatakan, pembangunan Papale Square merupakan bentuk apresiasi sekaligus upaya pemerintah menghadirkan ruang berjualan yang lebih layak dan nyaman bagi para papalele.
“Di depan Pasar Mardika akan dibangun Papale Square yang diperuntukkan bagi ibu-ibu papalele. Mereka adalah potret tersendiri kota ini, perempuan-perempuan hebat yang membutuhkan tempat layak untuk berjualan,” ujar Ely kepada info-ambon. com di Ambon, Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, keberadaan papalele tidak hanya berperan dalam aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan wajah kota.
Ely menjelaskan, pola berdagang papalele berbeda dengan pedagang pada umumnya. Mereka cenderung tidak menetap dan hanya berjualan dalam waktu singkat sebelum kembali pulang.
“Papalele ini berjualan satu-dua jam lalu pulang, kemudian datang lagi. Jadi yang mereka butuhkan sebenarnya adalah tempat yang fleksibel,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan Papale Square merupakan bagian dari 17 program prioritas Pemkot Ambon. Nantinya, fasilitas tersebut akan dirancang menyesuaikan kebutuhan para pedagang tradisional tersebut.
Selain menyediakan tempat berjualan, pemerintah juga berencana mendorong para pedagang mengenakan busana khas perempuan Ambon sebagai bentuk pelestarian budaya lokal.
“Ini bentuk apresiasi kami. Kami berharap dalam masa kepemimpinan ini bisa direalisasikan untuk memberikan penghargaan kepada para papalele,” ujarnya.
Pemkot Ambon berharap kehadiran Papale Square dapat meningkatkan kenyamanan, keteraturan, sekaligus kesejahteraan para mama-mama papalele yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. (EVA)








Discussion about this post