AMBON (info-ambon.com)- Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku terus memperluas edukasi literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda di wilayah Maluku.
Upaya tersebut ditandai dengan audiensi strategis antara OJK Maluku dan pihak Universitas Islam Negeri Abdul Muthalib Sangadji Ambon, Jumat (8/5/2926).
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap sektor jasa keuangan, khususnya keuangan syariah di era ekonomi digital.
Sebagai perguruan tinggi berbasis Islam, UIN Abdul Muthalib Sangadji dinilai menjadi mitra strategis dalam memberikan edukasi mengenai produk dan layanan lembaga jasa keuangan syariah, seperti perbankan, asuransi, dan pasar modal syariah.
Pihak rektorat UIN Abdul Muthalib Sangadji menyambut positif inisiatif tersebut karena dinilai mampu membuka wawasan mahasiswa terhadap perkembangan sektor jasa keuangan yang selaras dengan prinsip dan nilai keislaman.
Sinergi antara dunia akademik dan regulator keuangan itu juga diharapkan dapat mencetak lulusan yang mampu mengintegrasikan pemahaman ilmu agama dengan profesionalisme di bidang ekonomi dan teknologi.
Dalam audiensi tersebut, kedua pihak juga berkomitmen menyusun nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang lebih komprehensif.
Kerja sama nantinya akan mencakup program magang mahasiswa, riset bersama terkait ekonomi syariah lokal, hingga sosialisasi keamanan transaksi digital.
Melalui kolaborasi tersebut, OJK Maluku dan UIN Abdul Muthalib Sangadji berharap dapat menciptakan ekosistem kampus yang cerdas finansial serta meningkatkan kewaspadaan mahasiswa terhadap praktik keuangan yang merugikan. (EVA)








Discussion about this post