AMBON (info-ambon.com)-Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor bahan pokok di Kota Ambon, Rabu (25/2/2026).
Sidak tersebut menyasar beberapa lokasi, di antaranya Toko 51 Passo dan Perum Bulog Ambon. Kegiatan itu turut melibatkan unsur TNI, Polri, Kejaksaan, serta Satuan Tugas (Satgas) terkait.
Ely mengatakan, sidak dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang hari-hari besar keagamaan, khususnya bulan puasa dan Idul Fitri.
“Hari ini kami ingin memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok yang ada di Kota Ambon, dalam menjelang hari-hari besar keagamaan, dalam bulan puasa dan sebentar lagi memasuki Lebaran, tersedia dengan baik, cukup, dan aman,” ujar Ely di sela-sela sidak.
Dari hasil pantauan di lapangan, stok sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng, bawang, dan terigu dipastikan dalam kondisi mencukupi.
“Dari pantauan kami di beberapa tempat, baik beras, minyak, bawang, kemudian terigu, itu semua alhamdulillah stoknya mencukupi sampai dengan dua sampai tiga bulan ke depan,” katanya.
Selain memastikan ketersediaan stok, Pemkot Ambon juga menyoroti stabilitas harga agar tetap terkendali selama periode Ramadan hingga Lebaran.
“Yang kami harapkan dari tim ini memastikan ketersediaan bahan pokok tersedia dengan baik, aman, dan juga harga bisa dikendalikan,” ujar dia.
Dalam sidak tersebut, tim juga menemukan sejumlah alat ukur atau timbangan di distributor yang belum dilakukan tera ulang. Temuan itu menjadi perhatian khusus, terutama bagi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
“Temuan alat ukur yang belum diterai ini menjadi perhatian khusus. Ini menjadi catatan serius untuk mereka, bahwa setiap tahun harus turun melakukan pengecekan di distributor-distributor besar terkait timbangan yang ada di masing-masing gudang,” kata Ely.
Pemkot Ambon memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, sekaligus melindungi konsumen dari potensi kecurangan alat ukur. (EVA)








Discussion about this post