Info Ambon
Rabu, Maret 11, 2026
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Galery Foto
  • Lifestyle
    • Seni & Hiburan
    • Fashion
    • Food
    • Travel
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Galery Foto
  • Lifestyle
    • Seni & Hiburan
    • Fashion
    • Food
    • Travel
No Result
View All Result
Info Ambon
Home Seni & Hiburan

Blackpink, Kaum Muda dan Nasionalisme

Oleh: Ahmad Doli Kurnia Tandjung (Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat RI)

admin by admin
Maret 13, 2023
in Seni & Hiburan, Terkini
0
Blackpink, Kaum Muda dan Nasionalisme

Ahmad Doli Kurnia Tandjung.

INDONESIA pada Maret ini kedatangan group K-Pop dunia asal Korea Selatan, Blackpink. Rasanya tak ada kaum Milenial maupun Gen-Z yang tidak kenal dengan group ini. Antusiasme ditunjukkan Blink dengan konser kali ini, di mana tiket konser di Gelora Bung Karno, 11 Maret,sold out pada November lalu.

Tak hanya di Indonesia, gempuran K-Pop juga melanda dunia, menjadi virus global. Sepintas tak ada yang salah jika kaum muda Indonesia mengidolakan Blackpink, BTS, atau group musik dari negara mana pun. Mereka punya pilihan. Namun di saat yang sama, sebagai bagian dari anak bangsa, kita harus mendorong agar generasi muda mencintai karya anak bangsa.

Entah kebetulan atau tidak, di tengah tsunami musik Korea, tidak ada group musik milenial lokal yang cukup menggema. Kita pernah memiliki banyak group bandlegend, semisal Slank, Dewa-19, Noah, Gigi, Mahadewi, sampai BIP. Namun, mereka semua berasal dari generasi 1980-an sampai 2000-an awal.

Selepas itu tidak ada band ikonik yang bisa bersaing dengan penyanyi-penyanyi dari luar negeri. Di sini perlu digaris bawahi bahwa kita tidak sedang membangun nasionalisme sempit atau xenopobia. Yang ingin kita dorong, behavior anak muda untuk mengenal, memahami dan mencintai musik nasional.

Dalam jangka panjang, dengan mencintai musik sendiri, maka kebanggaan kepada karya anak bangsa akan membuncah. Itulah salah satu aktualisasi spirit nasionalisme di era modern.

Hubungan musik dan politik tidak terpisahkan, begitu sejarah menulis. Setidaknya itu terlihat dari karya-karya Ismail Marzuki yang menggugah rasa nasionalisme kita. Lagu Gugur Bunga, Rayuan Pulau Kelapa, Juwita Malam, Indonesia Pusaka, dan masih banyak lagi, seolah menegaskan bahwa musik bisa menjadi media propaganda untuk membangun apa yang disebut Bennedic Anderson sebagai imaginer Community. Suatu kondisi yang membuat kita di Aceh sampai Papua—yang jaraknya sama dengan Istambul ke London, belasan negara di Eropa—namun seolah sangat dekat sebagai sesama anak Indonesia.

Tentu saja kita tidak memaksa anak-anak muda meng-copy apa yang dilakukan Taufik Ismail. Tantangan setiap zaman tentu berbeda. Namun ada satu yang (selalu) sama, benang merahnya, bahwa lagu dan musik bisa menginspirasi dan meningkatkan rasa kebangsaan, kapan pun.

Propaganda

Sebagaimana ditulis oleh Sastropoetro (1983) bahwa musik atau lagu-lagu perjuangan digunakan sebagai alat komunikasi massa untuk melawan propaganda musuh. Saat revolusi kemerdekaan, Jepang melancarkan propaganda melalui lagu-lagu patriotik yang mendukung kebijakan kolonialisme mereka di Asia.

Setelah janji-janji Jepang tak dipenuhi, para seniman tanah air melawan dengan memproduksi lagu-lagu patriotik, yang kita kenal dan kenang sampai sekarang. Saking pentingnya peran para seniman dalam propaganda dan perjuangan kemerdekaan, Soedarsono dalam bukunya “Seni Pertunjukan di Era Globalisasi”, 1998, menyebut mereka sebagai art of participation. Atau seni melibatkan diri dalam perjuangan.

Lalu bagaimana cara mentransfer semangat musik perjuangan tersebut di era kini yang tentu saja dengan tantangan berbeda?

Pertama, stakeholders industri musik harus memikirkan bagaimana caranya membuat musik lokal, musisi dalam negeri menjadi tuan di negeri ini. Tak bisa kita berhenti dan meratapi nasib.

Pemerintah harus membantu, namun leading sector dalam kegiatan kreatif menjadi domain para musisi dan industri musik. Meski kita risau dengan dominasi K-Pop di dunia, namun kita juga perlu belajar dari mereka. Khususnya terkait metode menciptakan ikon musik populer di era modern melalui cara yang benar, bertahap, bukan sim-salabim.

Dari pengamatan penulis beberapa kali ke negeri Gingseng tersebut, tempaan untuk para artis dan musisi di sana sangat ketat, bahkan bisa dikatakan mendekati semi-militer. Tidak ada musisi atau penyanyi yang ujug-ujug tampil dan terkenal. Semua berjuang dari bawah dengan kompetisi ketat, dengan produk akhir menghasilkan karya-karya besar. Tak heran K-Pop bahkan bisa merajai hingga ke Eropa dan AS, negara yang puluhan tahun menjadi kiblat musik dunia.

Kedua, setelah ikon musik terlahir kembali, kita bisa memanfaatkan previledge tersebut lalu mengisinya dengan pesan-pesan Pancasila, Kebhinekaan, Religiusitas, dan Kebangsaan, melalui pendekatan kekinian. Cara dan metode dalam konteks ini penting, karena kita harus beradaptasi dengan perkembangan dan perubahan.

Nilai-nilai Pancasila tidak mungkin “didakwahkan” dengan metode old school ala Penataran P-4, karena memang zamannya sudah berubah. Penulis awalnya tidak percaya Pancasila bisa disampaikan dengan cara yang ringan. Selama ini stereotype ideologi negara cenderung dipahami sebagai sesuatu yang formal, bahkan mistik.

Padahal dunia sudah bergerak jauh, seperti Hollywood, Bollywood, K-Pop dan Drakor yang menjual nasionalisme dengan sentuhan baru. Sentuhan nge-pop, rock and rool, bahkan jumping.

Kaum Muda Adalah Masa Depan

Ketiga, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan lembaga terkait harus memompa proses ini agar lebih cepat mengembang. Dalam konteks ini, pengalaman penulis bersama BPIP, kami mencoba mengubah cara pandang budaya menggunakan kaca mata yang lebih lebar. Budaya bangsa adiluhur tidak melulu dimaknai kebudayaan klasik dan tradisional, melainkan juga menyentuh budaya pop yang dekat dengan anak muda.

Kita bahkan memodifikasi “harta karun local wisdom”, baik wayang, produk buaya, pertunjukan, lagu maupun musik dengan sentuhan baru yang relate dengan anak muda. Mengapa kaum muda di tulisan ini selalu diulang untuk kita mention? Tak lain karena merekalah masa depan negeri ini.

Kekuatan musik dalam mengubah kondisi di masyarakat (social change) juga diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sehingga musik digunakan sebagai media akselerasi 17 tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Sebagaimana disampaikan oleh Dr. Natalia Kanem, Executive Director of the United Nations Population Fund, bahwa, “Music is a wonderful medium to raise awareness about our collective quest for peace, justice, equality and dignity – the noble ideals of the United Nations. It is a powerful, unifying language that can help build bridges and advance social justice in all of its forms”.

Musik adalah media yang luar biasa untuk meningkatkan kesadaran tentang pencarian kolektif kita akan perdamaian, keadilan, kesetaraan, dan martabat. Di mana itu semua adalah tujuan yang ingin dicapai oleh PBB. Musik juga merupakan bahasa pemersatu yang kuat, yang dapat membantu membangun jembatan dan memajukan keadilan sosial dalam segala bentuknya.

“You may say I’m a dreamer…. But I’m not the only one……… I hope someday you’ll join us…….. And the world will live as one”, itulah lirik penutup di lagu Imagine yang dinyanyikan John Lennon.

Melalui musik, kita bisa membangun kesadaran baru, perilaku baru, masyarakat baru, dan akhirnya peradaban baru. Selamat Hari Musik!

Tags: Ahmad Doli Kurnia TandjungHari MusikKaum MudaLocal WisdomWayang
Previous Post

Esok, DPRD Maluku Panggil APMA dan BPT

Next Post

Gubernur Maluku: Perlu Langkah Strategis Guna Tingkatan Peran Posyandu

admin

admin

Related Posts

Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Anugerah BUMN 2026

Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Anugerah BUMN 2026

by Eva
Maret 11, 2026
0

JAKARTA (info-ambon.com)-PT Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi dengan meraih tiga penghargaan dalam ajang 15th Anugerah BUMN 2026 yang diselenggarakan...

Propam Polda Maluku Gelar Gaktibplin, Temuan Pelanggaran Administrasi Personel Langsung Ditindak

Propam Polda Maluku Gelar Gaktibplin, Temuan Pelanggaran Administrasi Personel Langsung Ditindak

by Eva
Maret 11, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)- Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap personel Polri...

Pemprov Maluku Gelar Gerakan Pangan Murah Menjelang Idul Fitri 1447 H

Pemprov Maluku Gelar Gerakan Pangan Murah Menjelang Idul Fitri 1447 H

by Eva
Maret 11, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Pemerintah Provinsi Maluku menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah guna membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau menjelang Idul...

Dua Pelaku Pengeroyokan di Langgur Ditangkap

Dua Pelaku Pengeroyokan di Langgur Ditangkap

by Eva
Maret 11, 2026
0

LANGGUR (info-ambon.com)- Polisi menangkap dua pelaku pengeroyokan yang terjadi di kawasan Mangga Dua, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara. Kedua pelaku diamankan...

OJK Maluku Dorong Literasi Keuangan Syariah Santri Lewat Program SAKINAH

OJK Maluku Dorong Literasi Keuangan Syariah Santri Lewat Program SAKINAH

by Eva
Maret 11, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, Andi Muhammadiyah Yusuf, mendorong peningkatan literasi keuangan syariah di kalangan santri melalui...

Jelang Idulfitri, Pertamina Patra Niaga Lakukan Sidak Lintas Sektoral Cek Kesiapan Layanan BBM di Ambon

Jelang Idulfitri, Pertamina Patra Niaga Lakukan Sidak Lintas Sektoral Cek Kesiapan Layanan BBM di Ambon

by Eva
Maret 11, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)- Pertamina Patra Niaga melakukan sidak lintas sektoral ke SPBU dan Pangkalan Minyak Tanah di Kota Ambon bersama beberapa...

Next Post
Gubernur Maluku: Perlu Langkah Strategis Guna Tingkatan Peran Posyandu

Gubernur Maluku: Perlu Langkah Strategis Guna Tingkatan Peran Posyandu

Discussion about this post

 

/>

RSS PATNERT MEDIA OBORMOTINDOK.CO.ID

  • Koperasi Desa Merah Putih Uso Mulai Bangun Fondasi Usaha Lewat RAT Tahun Buku 2025
    OBORMOTINDOK.CO.ID. BANGGAI– Pemerintah Desa Uso menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-1 Tahun Buku 2025 Koperasi Selengkapnya
  • Komisaris & Direksi Pertamina Drilling Apreaiasi Kru Rig di Prabumulih
    OBORMOTINDOK.CO.ID. PRABUMULIH– Direksi dan Komisaris PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) melakukan Safari Ramadan dengan mengunjungi Rig PDSI#01.2 di wilayah kerja Selengkapnya
  • Wagub Sulteng Dorong Satgas PKA Percepat Penyelesaian Konflik Agraria
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Palu– Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menghadiri diskusi strategis bersama Satuan Tugas Penyelesaian Konflik Agraria (Satgas Selengkapnya
  • Pemprov Sulteng Dukung Audit HAM Nasional oleh Komnas HAM di Kabupaten/Kota
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Palu– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan audit Hak Asasi Manusia (HAM) nasional yang akan dilakukan oleh Komisi Selengkapnya
  • Pemprov Sulteng Ajukan Enam Raperda Strategis dalam Sidang Paripurna DPRD Tahun 2026
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Palu– Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menyampaikan enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selengkapnya
  • Silaturahmi Ramadan, Wagub Sulteng Hadiri Buka Puasa Bersama IDI di Kafe Tanaris
    OBORMOTINDOK.CO.ID. PALU– Suasana penuh keakraban dan keceriaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sulawesi Tengah Selengkapnya
  • Air Bersih dan Kepercayaan Rakyat
    Oleh : Rifat Hakim OBORMOTINDOK.CO.ID. Banggai– Krisis air bersih yang mulai dirasakan oleh sebagian masyarakat di Kabupaten Banggai, khususnya di Kota Luwuk, Selengkapnya
Info Ambon

  • Hubungi Kami
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Redaksi
  • UU Pers

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Galery Foto
  • Lifestyle
    • Seni & Hiburan
    • Fashion
    • Food
    • Travel