AMBON (info-ambon.com)-Guna memastikan ketersediaan uang layak edar, program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia bersama Komando Daerah TNI Angkatan Laut IX (Dankodaeral IX) juga membawa misi edukasi dan pemberdayaan masyarakat di wilayah terpencil Provinsi Maluku.
Plt Kepala Perwakilan BI Maluku Dhita Aditya Nugraha menyampaikan, selama pelaksanaan pada 29 April hingga 6 Mei 2026, tim ERB tidak hanya melakukan penukaran uang, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan edukatif di enam pulau sasaran.
Dijelaskan, program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah kepulauan.
“Kami tidak hanya membawa Rupiah, tetapi juga pengetahuan dan layanan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya disela-sela pelepasan ERB di Pelabuhan Dankodaeral IX Ambon, Rabu (29/4/2026).
Dikatakan, berbagai kegiatan yang dilaksanakan meliputi edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi bela negara oleh TNI AL, serta edukasi kesiapsiagaan bencana pesisir.
Selain itu, BI juga menggandeng Duta Marinyo di setiap pulau untuk memperkuat penyebaran edukasi CBP Rupiah, serta memasang signage Ekspedisi Rupiah Berdaulat sebagai simbol kehadiran Rupiah di seluruh pelosok negeri.
“Program ini juga menyoroti pentingnya literasi keuangan bagi masyarakat di wilayah 3T, agar mampu merawat dan menggunakan Rupiah secara bijak serta terhindar dari peredaran uang tidak layak edar.
Dengan begitu, lanjut Ditha melalui pendekatan edukasi dan pelayanan langsung kepada masyarakat, ERB diharapkan tidak hanya memperkuat sistem keuangan, tetapi juga meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam mengelola keuangan.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan ekonomi inklusif tidak hanya berfokus pada kota besar, tetapi juga menjangkau wilayah terpencil sebagai bagian dari Indonesia yang utuh,” tutup dia. (EVA)








Discussion about this post