AMBON (info-ambon.com)- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku bersama Kodaeral IX Ambon menutup rangkaian kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 dengan menggelar bakti sosial kesehatan dan edukasi keuangan di Negeri Tumalehu Barat, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi titik terakhir dari misi ERB 2026 yang bertujuan menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) dalam rangka menjaga kedaulatan rupiah serta meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Tim ERB 2026 yang diangkut menggunakan KRI Dorang-874 milik TNI AL bersandar di Pelabuhan Pulau Manipa sebelum melaksanakan kegiatan di wilayah tersebut.
Setibanya di lokasi, warga Negeri Tumalehu Barat langsung berkumpul di Kantor Kecamatan Kepulauan Manipa untuk mengikuti layanan kesehatan gratis serta sosialisasi program “Cinta, Bangga, Paham Rupiah”.
Tim kesehatan TNI AL yang dipimpin Lettu Laut (K/W) dr. Gina Melawati Agustina bersama tenaga medis lainnya memberikan pelayanan kepada sedikitnya 80 warga. Beragam keluhan kesehatan ditangani, mulai dari dermatitis, dispepsia, hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Selain layanan kesehatan, tim dari Bank Indonesia juga membuka layanan penukaran uang rupiah serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memahami, menjaga, dan menggunakan rupiah dengan bijak.
Kegiatan ini turut dihadiri Raja Negeri Tumalehu Barat Irsyandi H. Tiakoly, Sekretaris Desa Saleh Waber, perangkat desa, serta tokoh adat dan tokoh agama setempat.
Sekretaris Desa Tumalehu Barat, Saleh Waber, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai sangat membantu masyarakat, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses layanan.
“Terima kasih kepada TNI AL dan Bank Indonesia yang telah memberikan layanan kesehatan gratis, penukaran uang, serta sosialisasi Cinta Bangga Paham Rupiah. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini, tetapi dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Melalui program ERB, Bank Indonesia terus memperkuat komitmen dalam menjaga ketersediaan uang layak edar serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap rupiah, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terpencil di Indonesia. (EVA)








Discussion about this post