AMBON (info-ambon.com)-Kesadaran sebagian masyarakat Kota Ambon dalam membuang sampah sesuai waktu yang telah ditetapkan masih menjadi perhatian. Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menemukan masih adanya aktivitas pembuangan sampah di luar jam yang telah ditentukan pada sejumlah titik di kota tersebut.
Berdasarkan hasil pemantauan kamera pengawas (CCTV) Kamis, (4/6/2026), pelanggaran pembuangan sampah terpantau terjadi di beberapa lokasi, antara lain bak sampah di Jalan Tulukabessy, Bak Sampah Tanjung, kawasan SD Belso, Petak 10, serta Bak Sampah Rumah Potong Hewan (RPH) Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe.
Melalui berbagai kanal informasi, termasuk media sosial, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon terus mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam salah satu unggahannya, Diskominfo mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan karena dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan.
“Jang buang sampah sabarang tampa lai jua! Sampah yang dibuang di jalan, selokan, kali, pantai, atau ruang publik lainnya bisa membuat lingkungan kotor, mencemari alam, menyebabkan banjir, dan menjadi sumber penyakit,” demikian imbauan yang disampaikan.
Dalam unggahan pada medsos Diskominfo Sandi kota Ambon menegaskan bahwa menjaga kebersihan kota bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk mematuhi ketentuan waktu pembuangan sampah sebagaimana yang telah ditetapkan, yakni mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIT.
Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Ambon Nomor 66 Tahun 2009 yang mengatur tentang pengelolaan dan ketertiban pembuangan sampah.
Pemerintah berharap masyarakat dapat membangun kebiasaan hidup bersih dengan membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan indah bagi seluruh warga.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, Kota Ambon diharapkan dapat menjadi kota yang lebih bersih dan tertata, sekaligus terbebas dari berbagai persoalan lingkungan yang disebabkan oleh sampah. (EVA)








Discussion about this post