AMBON (info-ambon.com)- Polda Maluku menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) tingkat Polda Maluku dalam rangka menindaklanjuti Rapim TNI-Polri dan Rapim Polri di tingkat pusat. Kegiatan tersebut berlangsung pada 18 hingga 20 Februari 2026 di Rupattama Basudara Manise Lt.5 Polda Maluku, Ambon.
Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengatakan, pelaksanaan Rapim di tingkat Polda merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI dalam Rapim TNI-Polri, yang kemudian dijabarkan dalam Rapim Polri di Mabes Polri.
“Rapim di tingkat Polda Maluku ini adalah tindak lanjut dari Rapim TNI-Polri dan Rapim Polri. Di tingkat Mabes Polri, tema yang diangkat adalah Polri Presisi mendukung Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026,” kata Dadang dalam pembukaan Rapim, Rabu (18/2/2026).
Menurut dia, RKP Tahun 2026 yang telah dibahas di tingkat pusat akan ditindaklanjuti dan dijabarkan lebih rinci di tingkat Polda agar implementasinya lebih konkret di lapangan.
Adapun tema Rapim Polda Maluku kali ini adalah “Polda Maluku Siap Mewujudkan Capaian Kinerja Polri Presisi guna Mendukung Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026”.
Kapolda menjelaskan, fokus utama yang dibahas dalam Rapim yakni pelaksanaan tugas pokok Polri, meliputi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita ingin memastikan wilayah hukum Polda Maluku tetap kondusif. Program pelayanan kepada masyarakat akan kita rumuskan dan realisasikan melalui program kepolisian maupun program anggaran, lengkap dengan target capaian yang jelas,” ujarnya.
Ditambahkan, seluruh satuan kerja mulai dari tingkat Polda, direktorat, bidang pembinaan operasional hingga polres jajaran akan memiliki target kinerja yang terukur.
Selain tugas pokok, Rapim juga membahas dukungan terhadap program prioritas pemerintah, seperti pengembangan SPBG di wilayah terpencil, ketahanan pangan, serta program kebersihan lingkungan melalui gerakan internal yang selaras dengan kebijakan pemerintah.
Polda Maluku juga akan melakukan pengawasan terhadap sejumlah program strategis, seperti sekolah rakyat dan kampung layanan Merah Putih. Kepolisian, kata Dadang, akan membantu jika terdapat hambatan dalam proses pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan aspek keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam bidang penegakan hukum, Polda Maluku menargetkan penurunan angka kriminalitas, terutama konflik antarkelompok dan tindak pidana berlatar kekerasan seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Perlindungan terhadap kelompok rentan, termasuk perempuan dan anak, menjadi salah satu prioritas.
Selain itu, kepolisian juga memberi perhatian pada kejahatan yang merugikan keuangan negara, seperti tindak pidana korupsi, pertambangan ilegal, dan praktik ilegal lainnya.
“Pendekatan yang kita lakukan tidak hanya represif, tetapi juga preemtif dan preventif. Kita perkuat kedekatan dengan tokoh masyarakat, pemberdayaan adat dan kearifan lokal untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Dadang.
Melalui Rapim ini, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan kinerja Polri Presisi guna mendukung suksesnya Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026. (EVA)








Discussion about this post