AMBON (info-ambon.com)- Polda Maluku melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan tes psikologi dalam rangka seleksi penerimaan Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di SMA Negeri 2 Ambon, Sabtu (25/4/2026), dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Jemi Junaidi, selaku Ketua Panitia Daerah hadir langsung memantau jalannya seleksi, didampingi Kabidkum Polda Maluku Kombes Pol Aris Bachtiar selaku Ketua Bidang Psikologi. Turut hadir sejumlah pejabat Biro SDM serta tim pelaksana teknis.
Dalam keterangannya, Karo SDM menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif dan terbuka.
“Kami berkomitmen melaksanakan seluruh proses seleksi ini secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Tidak ada ruang untuk praktik kecurangan ataupun intervensi dari pihak mana pun. Setiap peserta memiliki peluang yang sama dan hasil yang diperoleh murni berdasarkan kemampuan masing-masing,” tegasnya.
Sebagai bentuk transparansi, panitia terlebih dahulu melaksanakan audit perangkat sebelum ujian dimulai. Audit melibatkan tenaga ahli dari Politeknik Negeri Ambon dan disaksikan perwakilan peserta. Langkah ini dilakukan untuk memastikan sistem Computer Assisted Test (CAT) berjalan objektif dan bebas intervensi.
Dalam arahannya, Kombes Pol Aris Bachtiar juga menekankan bahwa kelulusan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan masing-masing.
“Kerjakan soal dengan jujur dan percaya diri. Tidak ada pihak yang dapat membantu saat tes berlangsung. Hasil yang dicapai murni dari usaha sendiri,” ujarnya.
Sebanyak 43 peserta mengikuti tes psikologi berbasis CAT yang meliputi empat aspek penilaian, yakni kemampuan kecerdasan, kepribadian, kecermatan, dan ketahanan kerja (pass hand).
Untuk menjaga integritas pelaksanaan, panitia menerapkan sterilisasi ruang ujian. Peserta hanya diperbolehkan membawa identitas diri, nomor peserta, dan alat tulis.
Proses seleksi juga diawasi secara berlapis oleh unsur internal dan eksternal, di antaranya Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku, Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Maluku, Politeknik Negeri Ambon, serta Ombudsman RI Perwakilan Maluku.
Melalui proses seleksi yang ketat dan transparan ini, Polda Maluku berkomitmen mencetak calon perwira Polri yang berintegritas, profesional, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (EVA)








Discussion about this post