AMBON (info-ambon.com)-Dinas Sosial Kota Ambon menindaklanjuti temuan sejumlah anak jalanan yang kedapatan tidur di emperan pertokoan kawasan AY Patty. Anak-anak tersebut kemudian dibawa ke kantor dinas untuk mendapatkan pembinaan dan pengarahan sebagai bagian dari upaya perlindungan.
Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, Wendy Pelupessy, mengatakan pihaknya akan menggelar rapat koordinasi bersama Sekretaris Kota, Dinas Perlindungan Anak, Masyarakat dan Desa (DP3AMD), serta instansi terkait lainnya. Langkah ini diambil setelah ditemukan indikasi bahwa sebagian anak diduga dipekerjakan oleh orang tua mereka.
“Kami akan agendakan rapat kembali untuk melihat kondisi anak-anak ini secara menyeluruh, karena sebagian dari mereka juga diketahui dipekerjakan. Sebelumnya sudah dilakukan razia dan pembinaan,” ujar Wendy di Ambon, Rabu (22/4/2026).
Menurut dia, sebagian anak sebelumnya sempat ditempatkan di panti asuhan. Namun, upaya tersebut tidak berjalan optimal karena berbagai faktor, termasuk keputusan orang tua yang kembali menarik anak-anak mereka.
Ke depan, Dinas Sosial berencana memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk merumuskan solusi yang lebih komprehensif. Tidak hanya fokus pada penanganan anak, pembinaan terhadap orang tua juga dinilai penting agar permasalahan serupa tidak terus berulang.
“Langkah ini dilakukan sebagai upaya perlindungan sekaligus pencegahan agar anak-anak tidak kembali hidup di jalanan,” katanya.
Setelah proses pembinaan selesai, anak-anak tersebut dikembalikan kepada orang tua masing-masing dengan harapan mendapatkan pengawasan dan perhatian yang lebih baik dari keluarga.
Meski demikian, Wendy mengakui pihaknya masih menghadapi kendala, terutama belum tersedianya rumah singgah yang memadai untuk penanganan jangka panjang.
“Kami terkendala belum adanya rumah singgah. Mereka sempat dimasukkan ke panti asuhan, namun terjadi berbagai persoalan sehingga orang tua kembali menarik mereka,” pungkasnya. (EVA)








Discussion about this post