AMBON (info-ambon.com)-Keputusan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon meniadakan pelayanan pada Kamis (11/6/2026) menuai kritik dari masyarakat. Penghentian pelayanan tersebut dilakukan karena seluruh jajaran instansi akan mengikuti kegiatan Amboina Colour Fun walk 2026 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.
Dalam pengumuman resmi yang beredar, Disdukcapil Kota Ambon menyampaikan bahwa pelayanan administrasi kependudukan pada Kamis, 11 Juni 2026, ditiadakan dan akan kembali dibuka pada Jumat, 12 Juni 2026.
Kebijakan itu mendapat sorotan dari warga yang menilai pelayanan publik tidak semestinya dihentikan pada hari kerja hanya untuk kepentingan kegiatan seremonial.
Salah satu keluhan disampaikan akun Facebook David Daspi yang menandai sejumlah grup media sosial, di antaranya Lowongan Kerja Ambon dan Ambon (Update).
“Buat Pemerintah Ambon khususnya Capil, kenapa harus korbankan masyarakat demi kepentingan instansi terkait? Padahal ini masih hari kerja, kok bisa-bisanya tidak ada pelayanan publik seperti ini,” tulis David dalam unggahannya.
Ia juga meminta Pemkot Ambon dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk tidak mengambil keputusan yang dinilai merugikan masyarakat.
“Jangan kalian buat keputusan yang merugikan masyarakat seperti ini,” lanjutnya.
Unggahan tersebut mendapat perhatian warganet. Hingga Kamis siang, keluhan itu telah memperoleh puluhan tanda suka, belasan komentar, serta beberapa kali dibagikan oleh pengguna Facebook lainnya.
Sejumlah warga menilai pelayanan administrasi kependudukan merupakan kebutuhan mendasar yang berkaitan dengan berbagai urusan penting, mulai dari pembuatan dokumen kependudukan hingga pengurusan persyaratan administrasi lainnya. Karena itu, penghentian layanan pada hari kerja dinilai berpotensi menghambat kepentingan masyarakat.(EVA)








Discussion about this post