Info Ambon
Rabu, Februari 4, 2026
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Galery Foto
  • Lifestyle
    • Seni & Hiburan
    • Fashion
    • Food
    • Travel
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Galery Foto
  • Lifestyle
    • Seni & Hiburan
    • Fashion
    • Food
    • Travel
No Result
View All Result
Info Ambon
Home Ekonomi

Bonus Demografi Jadi Tantangan dan Peluang, Mahasiswa Ekonomi Unpatti Soroti Kesiapan Pemerintah

Eva by Eva
Januari 28, 2026
in Ekonomi, Terkini
0
Bonus Demografi Jadi Tantangan dan Peluang, Mahasiswa Ekonomi Unpatti Soroti Kesiapan Pemerintah

AMBON (info-ambon.com)- Mahasiswa Ekonomi Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Muhamad M. Rahman Mahulauw, menilai Indonesia saat ini tengah memasuki era bonus demografi, sebuah fase penting dalam sejarah pembangunan nasional di mana jumlah penduduk usia produktif (15–64 tahun) lebih besar dibandingkan usia nonproduktif.

Menurutnya, fenomena ini telah berulang kali disampaikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo, yang menyebut puncak bonus demografi Indonesia akan terjadi pada 2030–2045, sebagaimana juga didukung data Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

“Bonus demografi menuntut manajemen dan analisis kebijakan yang tepat. Jika salah kelola, ia bukan menjadi peluang, melainkan hambatan serius dalam kebijakan publik,” ujar Mahulauw dalam rilis tertulis yang diterima Redaksi info-ambon.com, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, transisi kepemimpinan nasional dari Presiden Jokowi ke Presiden Prabowo Subiantojuga dihadapkan pada tantangan demografi tersebut. Pemerintahan Prabowo–Gibran, kata dia, telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi 8 persen sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan bonus demografi.

Secara internal, Kabinet Merah Putih disebut menjadikan isu ini sebagai prioritas, dengan fokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM), penciptaan lapangan kerja, serta program makan siang bergizi gratis guna meningkatkan kesehatan, kecerdasan, dan kualitas SDM. “Komitmen pemerintah jelas, bonus demografi harus menjadi bonus ekonomi, bukan beban sosial,” katanya.

Mahulauw mencontohkan sejumlah negara yang gagal mengelola bonus demografi, seperti Nigeria, Mesir, dan Afrika Selatan, di mana tingginya angka pengangguran dan minimnya lapangan kerja justru memicu ketidakstabilan sosial dan meningkatnya kriminalitas.

Sebaliknya, Vietnam dinilai berhasil menjadikan bonus demografi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan yang berfokus pada pendidikan, pembangunan infrastruktur, penciptaan iklim investasi yang ramah tenaga kerja, serta reformasi ekonomi yang berpijak pada kebutuhan sosial masyarakat.

Di tingkat daerah, Mahulauw menilai Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon juga menghadapi tantangan serupa. Jika bonus demografi tidak dikelola secara tepat, fenomena ini berpotensi menjadi ancaman sosial, terutama mengingat tingginya angka kemiskinan dan pengangguran di Maluku.

“Maluku kerap masuk dalam daftar wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi berdasarkan data BPS. Ini menjadi indikator serius bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang berkeadilan sosial dan ekonomi,” ujarnya.

Ia mengapresiasi komitmen Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon yang tertuang dalam RPJMD, dengan fokus pada transformasi pembangunan dan hilirisasi komoditas unggulan. Namun, Mahulauw mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak berhenti sebagai dokumen normatif.

“Jangan sampai RPJMD hanya menjadi macan kertas. Realitas di lapangan menunjukkan masih adanya kemiskinan struktural dan pengangguran yang tinggi. Ada kesenjangan antara data pemerintah dan kondisi riil masyarakat,” katanya.

Ia juga menyoroti fenomena eksodus talenta, di mana ribuan lulusan perguruan tinggi setiap tahun tidak terserap oleh pasar kerja daerah. Menurutnya, minimnya penyerapan tenaga kerja sesuai disiplin ilmu mencerminkan miopia kebijakan dan stagnasi pembangunan ekonomi lokal.

“Bonus demografi adalah pedang bermata dua. Keberhasilannya tidak diukur dari retorika di forum resmi, tetapi dari efektivitas kebijakan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Mahulauw.

Ia menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa kegagalan memanfaatkan bonus demografi berpotensi melahirkan bencana sosial di masa depan. “Vox populi vox dei—suara rakyat adalah suara Tuhan,” pungkasnya. (EVA)

Tags: Bonus DemografiMahasiswa Ekonomi Unpattisejarah pembangunan nasional
Previous Post

Tim SAR Gabungan di Tual Evakuasi Longboat Mati Mesin Berpenumpang 17 Orang

Next Post

Gubernur Maluku Raih Penghargaan Nasional UHC

Eva

Eva

Related Posts

OJK Dorong BPD Utamakan Pembiayaan UMKM Daerah

OJK Dorong BPD Utamakan Pembiayaan UMKM Daerah

by Eva
Februari 4, 2026
0

AMBON (info-ambon. com)- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan penguatan peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) melalui Kelompok Usaha Bank (KUB) sebagai...

Perkuat Pendataan Sistem Bansos, Walikota Ambon Ikut Sosialisasi Piloting Digitalisasi di Kemendagri

Perkuat Pendataan Sistem Bansos, Walikota Ambon Ikut Sosialisasi Piloting Digitalisasi di Kemendagri

by Eva
Februari 3, 2026
0

JAKARTA (info-ambon.com)- Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengikuti kegiatan Sosialisasi Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri...

Rakornas 2026, Walikota Ambon Tekankan Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah

Rakornas 2026, Walikota Ambon Tekankan Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah

by Eva
Februari 3, 2026
0

JAKARTA (info-ambon.com)- Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan bahwa Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diikuti para kepala daerah se-Indonesia...

DPRD Ambon Pastikan Seleksi Mitra Parkir 2026 Transparan

DPRD Ambon Pastikan Seleksi Mitra Parkir 2026 Transparan

by Eva
Februari 3, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Harry Far-Far, menegaskan bahwa proses pemilihan mitra kerja sama pengelolaan parkir tepi jalan...

KRI Tatihu-853 Sandar di Ambon, Dukung Operasi Perisai Sura-26

KRI Tatihu-853 Sandar di Ambon, Dukung Operasi Perisai Sura-26

by Eva
Februari 3, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Tatihu-853 sandar di Dermaga Ksatriaan Tawiri, Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon, Selasa...

Inflasi Maluku Melandai ke 0,75 Persen pada Januari 2026, Dipicu Kenaikan Harga Ikan dan Emas

Inflasi Maluku Melandai ke 0,75 Persen pada Januari 2026, Dipicu Kenaikan Harga Ikan dan Emas

by Eva
Februari 3, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Inflasi Provinsi Maluku pada Januari 2026 tercatat melandai ke level 0,75 persen secara bulanan (month to month/mtm). Angka ini...

Next Post
Gubernur Maluku Raih Penghargaan Nasional UHC

Gubernur Maluku Raih Penghargaan Nasional UHC

Discussion about this post

 

/>

RSS PATNERT MEDIA OBORMOTINDOK.CO.ID

  • Riswan Ahmad Berpeluang Gantikan Hari Sapto Adji Lewat PAW DPRD Banggai
    OBORMOTINDOK.CO.ID. BANGGAI– Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) asal Kecamatan Batui, Riswan Ahmad, berpeluang besar menggantikan Hari Sapto Adji sebagai Anggota DPRD Selengkapnya
  • Kebijakan Lima Hari Sekolah Resmi Diterapkan di Kecamatan Batui
    OBORMOTINDOK.CO.ID. BANGGAI– Penerapan kebijakan lima hari sekolah yang disertai pengaturan waktu pulang dan hari libur oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Selengkapnya
  • Hujan Es dan Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Batui Selatan
    OBORMOTINDOK.CO.ID. BANGGAI– Fenomena hujan es yang disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, pada Minggu sore (1/2/2026). Peristiwa cuaca Selengkapnya
  • Wagub Sulteng Hadiri Pelantikan Pengurus MKHI dan Buka Seminar Kesehatan 2026
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Palu– Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Pelantikan Pengurus dan Seminar Kesehatan Masyarakat Hukum Selengkapnya
  • Lokakarya di Salakan, Pemkab Bangkep Percepat Pengakuan Wilayah Masyarakat Hukum Adat
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Bangkep— Koalisi masyarakat sipil Pulau Peling bersama Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Pemkab Bangkep) menggelar Lokakarya dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Panitia Selengkapnya
  • Tenaga Medis dan Warga Batui Bersatu Bantu Korban Kecelakaan Jembatan Batui
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Banggai— Donasi bantuan bagi korban kecelakaan lalu lintas di Jembatan Batui, Muammar Khadafi (14), warga Desa Sukamaju, Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Selengkapnya
  • 571 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palu Jalani PKLT Kolaboratif di 6 Daerah
    OBORMOTINDOK.CO.ID. PALU— Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah secara resmi melepas sebanyak 571 mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Palu untuk mengikuti Praktik Kerja Lapangan Terpadu (PKLT). Kegiatan Selengkapnya
Info Ambon

  • Hubungi Kami
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Redaksi
  • UU Pers

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Galery Foto
  • Lifestyle
    • Seni & Hiburan
    • Fashion
    • Food
    • Travel