AMBON (info-ambon.com)- Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta meninjau sejumlah lokasi terdampak longsor di Kota Ambon, Rabu (29/4/2026). Bencana tersebut dipicu hujan lebat yang mengguyur Kota Ambon pada Selasa (28/4/2026) sore hingga malam.
“Hari ini kami turun langsung untuk memastikan kebutuhan warga yang terdampak longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi tadi malam,” kata Ely di sela-sela peninjauan.
Dijelaskan, Pemkot Ambon telah mengidentifikasi sejumlah titik terdampak, termasuk longsor dan kerusakan talut penahan tanah. Pemerintah memastikan penanganan segera dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah provinsi.
Menurut Ely, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku juga telah turun ke lapangan untuk meninjau kondisi kerusakan.
“Ini bentuk kolaborasi antara pemerintah kota dan provinsi agar penanganan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain kerusakan infrastruktur, bencana juga menimbulkan korban. Dua warga dilaporkan tertimpa pohon tumbang dan saat ini menjalani perawatan di RS Leimena. Pemerintah Kota Ambon memastikan seluruh biaya pengobatan korban ditanggung.
Di sejumlah lokasi longsor, pemerintah juga mengerahkan tim untuk membersihkan material tanah serta menyalurkan bantuan peralatan seperti karung, sekop, dan gerobak. Bantuan terpal juga disiapkan untuk warga di kawasan rawan.
Ely mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat wilayah Ambon masih berada dalam periode musim hujan dengan intensitas tinggi.
Ia meminta warga yang tinggal di bantaran sungai agar menjaga kebersihan lingkungan, termasuk tidak membuang sampah sembarangan. Sementara itu, warga di daerah perbukitan diminta mengantisipasi potensi longsor dengan mempersiapkan langkah mitigasi sejak dini.
“Kami berharap tidak ada lagi korban dalam musim penghujan ke depan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana,” kata Ely.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Ambon Frits R.M. Tatipikalawan mengungkapkan, terdapat lima kejadian akibat cuaca ekstrem, yakni tiga longsor, satu pohon tumbang, dan satu talut penahan tanah yang patah.
“Jadi Longsor keluarga Parinusa Kelurahan Amantelu Belakang SMA Kalam kudus, Pohon Tumbang Kelurahan Pandan Kasturi depan makam pahlawan, Korban pohon tumbang di RS LEIMENA, Longsor di keluarga Ibu Sin Huka. Rt 05 RW 03 kelurahan Lateri. Komplek BTN Lateri 2.
Sementara talut penahan tanah Mesjid Muhajirin Desa Batu Merah RT 002 RW 004,” tutup dia. (EVA)








Discussion about this post