AMBON (info-ambon.com)-Sebanyak 150 personel Kepolisian Negara Republik Indonesia dari Polda Maluku dan jajaran mengikuti Pendidikan Pengembangan Spesialis (Dikbangspes) 2026 di SPN Polda Maluku. Program ini digelar sebagai upaya memperkuat profesionalisme anggota dalam menghadapi tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang semakin kompleks.
Pendidikan berlangsung selama 22 hari, mulai 6 hingga 27 April 2026. Selama periode tersebut, peserta mendapatkan pembekalan teknis pada lima fungsi utama kepolisian, yakni Sabhara, Lalu Lintas, Binmas, Intelkam, dan Reskrim.
Kepala SPN Polda Maluku, Romi Agusriansya, mengatakan bahwa Dikbangspes tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, melainkan instrumen strategis dalam meningkatkan kesiapan personel di lapangan.
“Pendidikan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk kesiapan personel dalam menghadapi tantangan kamtibmas yang terus berkembang. Ini bagian dari upaya menghadirkan Polri yang profesional dan responsif,” ujar Romi dalam rilis tertulis yang diterima redaksi info-ambon.com, Rabu (7/4/2026).
Ia menjelaskan, kurikulum yang digunakan mengacu pada standar Lemdiklat Polri dengan total beban 220 jam pelajaran. Metode pembelajaran juga dipadukan dengan pendekatan modern, termasuk pemanfaatan sistem pembelajaran jarak jauh.
“Pembelajaran dilakukan secara terstruktur agar peserta memperoleh materi yang komprehensif dan relevan dengan kebutuhan tugas,” kata dia.
Menurut Romi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama di wilayah Maluku yang memiliki dinamika sosial tersendiri.
Ia berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara nyata di lapangan sehingga kehadiran Polri semakin dirasakan masyarakat.
Program Dikbangspes ini didukung anggaran DIPA SPN Polda Maluku Tahun 2026 dan menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Dengan pelatihan tersebut, diharapkan Polri semakin adaptif dalam menjawab tantangan keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. (EVA)








Discussion about this post