TERNATE (info-ambon.com)/PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan pasca bencana di wilayah Sumatera melalui pengiriman Tim BKO Batch 3.
Pada 11 Januari 2026 kemarin, Tim BKO Batch 3 dilepaskan secara resmi di Aula Gamalama, UP3 Ternate, Maluku Utara.
Kegiatan BKO ini merupakan bentuk dukungan nyata PLN terhadap percepatan pemulihan infrastruktur kelistrikan di wilayah terdampak bencana.
General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menyampaikan, tim yang diberangkatkan akan bergabung dengan personel PLN dari berbagai wilayah Indonesia untuk memastikan pasokan listrik masyarakat dapat kembali pulih, aman, dan andal sesuai standar operasional yang berlaku.
“Total personel BKO Batch 3 yang Kami berangkatkan berjumlah 22 orang. Seluruh personel telah melalui tahapan pengecekan kesehatan dan kesiapan fisik, serta dinyatakan dalam kondisi sehat dan siap melaksanakan tugas di lapangan,” ujar Soeratmoko, Selasa (13/1/2026).
Kata dia, tim ini dibentuk dengan memperhatikan kompetensi, pengalaman, dan kebutuhan operasional dalam kegiatan pemulihan jaringan kelistrikan.
Para personel merupakan perwakilan dari beberapa Unit Pelaksana di wilayah kerja UIW MMU, yaitu UP3 Ternate, UP3 Sofifi, UP3 Tobelo, serta UP3 Masohi. Keterlibatan lintas unit ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi serta meningkatkan efektivitas penanganan di lapangan.
Pelaksanaan BKO direncanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal keberangkatan 12 Januari hingga 25 Januari 2026. Selama periode tersebut, personel akan melaksanakan tugas sesuai pembagian kerja yang diatur oleh koordinator BKO PLN Pusat, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan kerja selama penugasan.
Adapun lokasi penugasan Tim BKO Batch 3 UIW MMU adalah di Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Wilayah ini merupakan salah satu area yang terdampak bencana dan memerlukan dukungan percepatan pemulihan sistem kelistrikan.
“Harapannya, kehadiran tim ini dapat membantu normalisasi layanan kelistrikan sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik di sana,” harap Soeratmoko.
Seluruh peralatan penunjang personel telah disiapkan secara lengkap, mencakup perlengkapan kerja teknis, alat pelindung diri, akomodasi, hingga obat-obatan. Pemeriksaan peralatan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan kesiapan operasional, sehingga personel dapat bekerja optimal dan aman selama menjalankan tugas di lokasi penugasan.
Lanjutnya, kehadiran tim BKO bukan hanya membawa misi pemulihan infrastruktur, tetapi juga membawa nama baik perusahaan serta semangat kepedulian terhadap sesama.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga keselamatan sebagai prioritas utama, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan pelayanan,” tegasnya.
Sebagai bagian dari rangkaian acara pelepasan, dilakukan pemasangan Alat Pelindung Diri (APD) secara simbolis oleh Senior Manager (SRM) Transmisi dan Distribusi, Bapak Gamal Rizal Kambey kepada perwakilan Tim BKO. Kegiatan ini turut didampingi oleh PLH Manager UP3 Ternate, Manager UP Nusa Daya Maluku Utara, serta Asman Jarkons UP3 Ternate, dan dilanjutkan dengan pemeriksaan peralatan kerja. Seremoni tersebut menandai kesiapan resmi Tim BKO Batch 3 UIW MMU untuk berangkat melaksanakan tugas kemanusiaan di Aceh. (EVA)








Discussion about this post