AMBON (info-ambon.com)-DPRD Provinsi Maluku menyoroti pengelolaan Pasar Mardika yang dinilai belum optimal meski telah menyerap anggaran sekitar Rp18 miliar.
Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo, mengungkapkan masih terdapat berbagai persoalan di lapangan, salah satunya terkait keamanan barang dagangan milik pedagang yang kerap dilaporkan hilang.
“Kondisi ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan manajemen pengelolaan,” kata Wajo kepada wartawan di Ambon, Senin (20/4/2026).
Menurut dia, pemerintah daerah harus bertanggung jawab penuh dalam memastikan fasilitas publik dapat berfungsi secara optimal, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pedagang.
“Pemerintah harus hadir memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi pedagang,” ujarnya.
Selain itu, DPRD juga mendesak adanya pembenahan serius dalam sistem pengelolaan pasar agar permasalahan yang terjadi tidak terus berulang.
“Ini harus segera dibenahi. Jangan dibiarkan berlarut-larut,” tegas Wajo. (EVA)








Discussion about this post