AMBON (info-ambon.com)- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar Safari Ramadan yang dipusatkan di halaman Masjid Al-Ikhwan RW 21, BTN Manusela, Negeri Batu Merah, Senin (2/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, Ketua DPRD Kota Ambon, Sekretaris Kota Ambon, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Ambon.
Dalam kesempatan itu, Pemkot Ambon juga menyerahkan 100 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian di bulan suci Ramadan.
Bodewin mengatakan, pelaksanaan Safari Ramadan merupakan ungkapan syukur pemerintah kota dalam menyambut bulan suci Ramadan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kota Ambon untuk terus menjaga ketertiban, supaya umat Islam dapat menunaikan ibadah puasa dengan baik dan lancar,” kata Bodewin.
Dipastikan, Pemkot Ambon turut menjamin kualitas makanan dan minuman yang dijual selama Ramadan. Menurutnya, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah melakukan uji sampel terhadap berbagai kuliner yang dijajakan di sejumlah wilayah di Kota Ambon.
“Puji Tuhan, hasil pengujian menunjukkan kuliner di Kota Ambon memenuhi syarat dan aman untuk dikonsumsi. Ini juga bagian dari cara kami menyambut dan mensyukuri bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Dijelaskan, Safari Ramadan tahun ini akan digelar di lima titik berbeda di Kota Ambon. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah ingin hadir secara langsung di tengah masyarakat dan bersama-sama menyambut Ramadan dengan penuh sukacita.
“Pemerintah ada untuk masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan ikut merasakan kebahagiaan menyambut bulan suci ini,” kata Wattimena.
Selain itu, Pemkot Ambon terus berupaya membangun dan memperkuat sikap toleransi antarumat beragama di kota tersebut. Pemerintah, kata dia, memfasilitasi berbagai kegiatan keagamaan sebagai bagian dari komitmen menjaga kerukunan di kota yang majemuk.
Semua langkah itu dilakukan untuk mewujudkan visi pembangunan Kota Ambon, yakni Ambon Manise yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan.
“Toleransi sangat penting karena kita hidup di kota yang majemuk. Dengan meningkatnya ketakwaan umat, kami yakin situasi kota akan tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaku usaha kecil, khususnya pedagang takjil selama Ramadan. Menurutnya, membeli takjil tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan berbuka puasa, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya sekali dilakukan. Pemkot sudah melaksanakannya di beberapa lokasi sebelumnya dan akan terus berlanjut setiap tahun,” kata Bodewin. (EVA)








Discussion about this post