Info Ambon
Minggu, Juni 7, 2026
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Galery Foto
  • Lifestyle
    • Seni & Hiburan
    • Fashion
    • Food
    • Travel
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Galery Foto
  • Lifestyle
    • Seni & Hiburan
    • Fashion
    • Food
    • Travel
No Result
View All Result
Info Ambon
Home Terkini

Sketsa Serba-Serbi Sholat Subuh; Siapa ke Surga, Siapa ke Neraka?

Oleh: WINA ARMADA SUKARDI, (Wartawan dan advokat senior dan Dewan Pakar Pengurus Pusat Mihammadiyah. Tulisan ini merupakan repotase/opini pribadi)

admin by admin
April 13, 2023
in Terkini
0
KEMERDEKAAN PERS: Dewan Pers Dilarang Minta Perusahaan Pers Melakukan Pendaftaran!

Wina Armada Sukardi

JEMAAH sholat subuh di mesjid dekat rumah hamba, pada umumnya “itu-itu juga.” Penambahan “jemaah baru” memang selalu ada, tapi jumlahnya tidak signifikan, dalam artian tidak banyak.

Hamba perhatikan, jemaah sholat subuh di mesjid kami hampir datang dari semua kalangan: baik strata pendidikan, ekonomi, sosial dan budayanya. Jemaah yang beragam itu semua, di subuh hari diberikan nikmat oleh Allah untuk sholat berjemaah di mesjid. Tentu tujuan akhirnya semua sama: mengharapkan masuk surga dari Allah , dan menghindari neraka.

Seperti juga hamba ini, para jemaah datang ke mesjid melawan rasa kantuk dan malas, dan menembus dingin untuk menyerahkan diri kepada Allah.
Semua ingin dimasukan ke dalam surga.

Di mesjid, kami berlomba-lomba memberikan yang terbaik kepada Allah. Sholat dengan khusuk. Berdoa dengan sepenuh batin dan berharap diberikan yang terbaik. Diberikan Surga. Amin.

Pertanyaannya, siapa di antara kami yang bakal diberikan keberuntungan oleh Allah boleh masuk surga, dan siapa pula yang terpaksa harus masuk neraka jahanam?

Kita, mungkin, merasa kitalah yang terbaik. Kitalah yang paking berhak masuk surga. Banyak alasan yang dapat dipakai masing-masing orang bahwa dirinya yang paling layak masuk surga, setidaknya termasuk deretan orang yang patuh masuk surga. Dari mulai bacaannya yang terlengkap dan terbaik, paling rajin sholat, selalu baca Al Quran, dan bahkan sampai katam, tata cara sholatnya merasa paling benar, berprilaku sesuai perintah dan larangan Allah dan  sebagainya, dan sebagainya. Padahal, sejatinya, kita belum tentu lebih baik dari yang lain.

Belum tentu kita masuk surga, sedangkan mereka tidak masuk surga. Sama pula belum tentunya mereka masuk surga, kita tidak. Bisa saja sama-sama masuk surga, atau sama-sama masuk neraka. Satu sama lain tidak pernah ada yang mengetahuinya. Semua rahasia Alllah.
Tentu, selain sholat subuh di mesjid, masih banyak pertimbangan variabel lain yang dapat menggantarkan kita , berat ke timbangan kebaikan, ataukah berat ke timbangan keburukan. Apakah, misalnya, di luar sholat subuh berjemaah di mesjid, diri kita selama ini dalam kehidupan sehari-hari berperilaku sebaik dalam sholat subuh berjemaaah?

Apakah diri kita telah memberikan kemanfaatan kepada orang lain? Apakah benar kita sering membantu orang, dalam hal apapun, diketahui orang atau tidak? Apakah kita bekerja sungguh-sungguh demi Allah dan tidak semata-mata menghitung keuntunga belaka? Apakah kita yakin, sadar atau tidak, kita tidak memakan uang haram? Apakah kita selalu menjalankan amanah yang diberikan kepada kita dengan baik dan jujur.

Kita pun perlu merenung, benarkah kita tidak pernah merugikan orang lain? Kita tidak pernah menfitnah orang? Benarkah kita tidak serakah? Tidak tamak? Benarkah kita rela berkorban demi kebaikan? Sudahkah kita berani bersikap adil dan jujur.? Apakah kita berani melawan orang kaya yang batil, ataukah kita justeru jadi kaki tangan mereka?

Betulkah kita tidak hanya memikirkan diri sendiri? Bagaimana perhatian sikap kita kepada tetangga? Apakah cuek atau care dan penuh perhatian serta bersilahturahmin dengan mereka? Dan sebagainya, dan sebagainya.

Ada berjuta pertanyaan yang jawabannya dapat menjadi pertimbangan Allah mau menempatkan kita di surga atawa di neraka. Siapapun kita, kita tak dapat jumawa, kitalah yang bakal masuk surga. Semuanya otoritas tunggal dari Allah. Selama Allah belum memanggil pulang kita menghadapNYA, selama itu pula berbagai kemungkinan dapat menggiring kita ke surga atau neraka. Bisa saja dalam sisa hidup kita, sadar atau tidak, kita membuat blunder yang  menyebabkan kita yang sebelumnya punya potensi ke surga, menjadi lebih berat condong ke neraka.

Sebaliknya pun dapat terjadi. Dalam sisa hidup kita, ternyata kita membuat berbagai pikiran dan tidakan yang menyebabkan kita yang sebelumnya sudah condong ke arah neraka, akhirnya ditepkan masuk surga. Segalanya sesuatu masih serba mungkin.

Kisah seorang pelacur, yang sudah hampir pasti masuk neraka, tiba-tiba menolong seekor anjing yang kehausan dengan memberikan minum dari sumur memakai sepatunya, dan kemudian disebut membawaya masuk ke surga, dalam kehidupan nyata dan versi yang berlainan dapat pula terjadi pada kita.
Siapa sangka Umar bin Kattab, yang sebelumnya kafir penyembah berhala dan pembeci utama Nabi Muhammad sertab sudah berkali-kali berniat membunuh Nabi Muhammad, tiba-tiba setelah mendengar ayat suci Al Quran, mendapat hidayah langsung memeluk islam. Belakangan bahkan dua menjadi khalifah atau pimpinan kedua Islam sewafatnya Nabi Muhammad. Umar bin Kattab yang sudah di ujung neraka, terselamatkan menjadi pejuang islam.

Kita, orang muslim, masih ada kemungkinan mendapat hidayat dalam versi lain. Barangkali hidup kita yang sebelumnya berlumur dosa, dengan hidayat itu dapat masuk surga.Siapa yang faham? Namun sebaliknya, kita yang kelihatan begitu alim, sholeh, taat dan tunduk kepada Allah, sholat wajib dan sunnah tak pernah terlewatkan, sebenarnya ada tindakan kita yang tercela yang tersembunyi yang menghalangi kita ke surga? Pada sholat subuh berjemaah di mesjid , kita tidak dapat menilai derajat seseorang di hadapan Allah dari penampilan semata. Kita tidak dapat memandang tinggi rendah orang bakal masuk surga atau neraka dari busana yang dikenakan masing-masin jemaah. Kalau pakiannya rada belel, butut, berarti dari kalangan ekonomi menegah bawah, kita pikir kemungkinan besar masuk neraka. Belum tentu.

Sebaliknya yang pakiannya perlente, berarti dari golongan ekono menengah atas, bakalan masuk neraka. Juga belum tentu. Kaya atau miskin, semuaya belum tentu masuk surga atau masuk neraka. Begitu pula yang memiliki jabatan tinggib, atau beduit selangit, belum dapat dipastikan masuk surga atau neraka. Sama yang hamba sahaya, pun belum tentu masuk surga atau neraka.

Kita tidak dapat pula menduga-duga seseorang masuk surga hanya dari semata-mata mereka rajin datang sholat subuh berjemaah di mesjid paling awal, doanya paling merdu, posisinya sebagai imam, bilal, pengurus atau rakyat sahaya. Kita tidak pernah tahu.
Maka kita tak boleh pongah. Tak boleh memandang rendah kepada jemaah lain. Penilaian hanya ada di mata Allah.
Sholat subuh berjemaah di mesjid, memang tak menjamin seseorang bakalan pasti masuk surga. Meski sudah begitu banyak efort atau “pengorbanan,” kita untuk setiap hari sholat subuh berjemaah di mesjid, tak menjamin jalan lapang kita ke surga. Kendati demikian setidaknya, sholat subuh berjemaah di mesjid, memberikan kredit point kepada kita sebagai manusia pendamba surga. Bagaimana pun melaksanakan sholat subuh berjemaah di mesjid termasuk menjalankan perintah Allah. Sejelek-jeleknya kita, dengan sholat subuh berjemaah di mesjid, setidaknga sudah menunjukkan kepada Sang Maha Kuasa, terlepas dari kelemahan yang ada, kita sudah berupaya mewujudkan perintah Allah.

Kita harus berkeyakinan, sholat subuh berjemaah di mesjid, setidaknya dapat memberikan kita tambahan ke timbangan yang baik. Soal masuk surga dan neraka, memang sepenuhnya Alllah yang menentukan. Kita tidak dapat mengintervensi otoritas Allah. Kita hanya berkeyakinan, siapa yang menjelankan perintah Allah dengan sebaik-baiknya, oleh Allah bakal dibukakan pintu surga, termasuk yang menjalankan sholat subuh berjemaah di mesjid. Walaupun kita sadar sadar-sesadarnya, semuanya hak mutlak Allah. Nah, jika kita saja tidak dapat menentukan kita masuk surga atawa neraka, bagaimana pula kita dapat menentukan orang lain masuk surga atau neraka? T a b i k.*

Tags: Serba-serbiSholat subuhWina Armada Sukardi
Previous Post

Gandeng KPK RI, Pemprov Maluku Gelar Rakor MCP 2022 dan Sosialisasi MCP 2023

Next Post

BI: Pengembangan Industri Kelapa Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Maluku

admin

admin

Related Posts

Dugaan Pelecehan, Konflik Warga Katapang dan Olas Picu Aksi Pembakaran Kendaraan Polisi

Dugaan Pelecehan, Konflik Warga Katapang dan Olas Picu Aksi Pembakaran Kendaraan Polisi

by Eva
Juni 6, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Kepolisian Daerah (Polda) Maluku bergerak cepat menangani ketegangan yang melibatkan warga Dusun Katapang dan Dusun Olas, Desa Lokki, Kecamatan...

11 Juni Pemkot Ambon Gelar Fun Walk 2026,  Usung Semangat Piala Dunia

11 Juni Pemkot Ambon Gelar Fun Walk 2026, Usung Semangat Piala Dunia

by Eva
Juni 5, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Pariwisata akan menggelar Ambon Fun Walk 2026 pada Kamis (11/6/2026) dengan mengusung semangat...

PLN Hadirkan Promo JUNIVAGANZA, Beli Token di PLN Mobile Dapat Bonus Voucher Listrik Rp10 Ribu

PLN Hadirkan Promo JUNIVAGANZA, Beli Token di PLN Mobile Dapat Bonus Voucher Listrik Rp10 Ribu

by Eva
Juni 5, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-PT PLN (Persero) kembali menghadirkan program promo menarik bagi pelanggan melalui aplikasi PLN Mobile bertajuk JUNIVAGANZA. Melalui program ini,...

Komisi III DPRD Ambon Desak Penyelesaian Fasilitas Umum di Perumahan MBR Urimessing

Komisi III DPRD Ambon Desak Penyelesaian Fasilitas Umum di Perumahan MBR Urimessing

by Eva
Juni 5, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Komisi III DPRD Kota Ambon berkomitmen menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Negeri Urimessing yang...

DPRD Maluku Minta Imigrasi Perketat Pengawasan WNA di Kawasan Tambang Gunung Botak

DPRD Maluku Minta Imigrasi Perketat Pengawasan WNA di Kawasan Tambang Gunung Botak

by Eva
Juni 5, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Komisi I DPRD Maluku meminta Kantor Imigrasi memperketat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) yang masuk dan beraktivitas di...

Ketua Komisi I DPRD Maluku Desak Polda Tuntaskan Kasus Pengeroyokan Abdullah Mahu

Ketua Komisi I DPRD Maluku Desak Polda Tuntaskan Kasus Pengeroyokan Abdullah Mahu

by Eva
Juni 5, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton, meminta Kapolda Maluku mengusut tuntas kasus pengeroyokan terhadap seorang pemuda asal Negeri...

Next Post
BI: Pengembangan Industri Kelapa Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Maluku

BI: Pengembangan Industri Kelapa Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Maluku

Discussion about this post

 

/>

RSS PATNERT MEDIA OBORMOTINDOK.CO.ID

  • Bupati Banggai Hadiri Rakor Rekonsiliasi Data Lifting Migas Triwulan I 2026 di Bandung
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Bandung– Bupati Banggai Amirudin menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Rekonsiliasi Data Realisasi Lifting Minyak dan Gas Bumi Triwulan I Tahun 2026 yang digelar pada Jumat (5/6/2026) di Hotel Aston Pasteur, Bandung, Jawa Barat. Rakor yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini diikuti oleh seluruh pemerintah […]
  • Gubernur Anwar Hafid Pimpin Gelar Pasukan HUT Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas di Tolitoli
    OBORMOTINDOKCO.ID. TOLITOLI – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Gelar Pasukan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ke-107, HUT Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-76, serta HUT Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-64 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Gaungkan, […]
  • Wagub Reny Dorong RS Undata Terapkan Service Excellent
    OBORMOTINDOK.CO.ID. PALU– Kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Undata terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., saat membuka Workshop Service Excellent bertema “Penguatan Budaya Pelayanan Prima Melalui Implementasi Nilai Berani Sehat” di Hotel Santika Palu, Kamis (4/6). Dalam kesempatan tersebut, Wagub Reny mengungkapkan bahwa saat ini banyak […]
  • Wabup Morowali Utara Lepas Kafilah MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulteng 2026
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Morut– Wakil Bupati Morowali Utara, H. Djira K., S.Pd., M.Pd., bersama Sekretaris Daerah Ir. Musda Guntur, M.M., secara resmi melepas Kafilah Kabupaten Morowali Utara yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Sigi, Jumat (05/06/2026). Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa keikutsertaan dalam MTQ bukan sekadar […]
  • Rig PDSI#39.3/D1500-E Tunjukkan Kinerja Unggul, Sumur Baru di Prabumulih Mengalirkan Minyak hingga 2.184 BOPD
    OBORMOTINDOK.CO.ID. JAKARTA– Kinerja unggul rig milik PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali menjadi faktor penting dalam mendukung penemuan cadangan dan peningkatan produksi minyak nasional. Melalui penggunaan Rig PDSI#39.3/D1500-E, pengeboran sumur pengembangan GNK-PD28 milik Pertamina EP Zona 4 Regional 1 di wilayah Gunung Kemala, Prabumulih, Sumatera Selatan, berhasil diselesaikan lebih cepat dari target sekaligus […]
  • Pertamina Drilling Raih Juara Pertama Kompetisi Internasional IOEM Society Award 2026 di Thailand Lewat Inisiatif Daur Ulang Seragam Kerja
    OBORMOTINDOK.CO.ID. JAKARTA– PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pengeboran migas nasional tersebut berhasil meraih penghargaan dalam IOEM   Society Award 2026, yaitu Juara Pertama (First Place) dalam kriteria  Onsite Supply Chain and Logistics Competition yang diselenggarakan pada 7th Asia Pacific IEOM Conference di Bangkok, Thailand, pada 25–27 […]
  • Bupati Banggai Lepas Kafilah MTQ ke-31 Sulteng di Kabupaten Sigi
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Banggai– Bupati Banggai, Amirudin, secara resmi melepas keberangkatan kafilah Kabupaten Banggai yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Sigi. Pelepasan berlangsung di Masjid Kantor Bupati Banggai, Bukit Halimun, Luwuk Selatan, Kamis (4/6/2026), dan dihadiri Wakil Bupati Furqanuddin Masulili serta sejumlah kepala perangkat daerah. Sekretaris LPTQ Banggai, Zainal […]
Info Ambon

  • Hubungi Kami
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Redaksi
  • UU Pers

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Galery Foto
  • Lifestyle
    • Seni & Hiburan
    • Fashion
    • Food
    • Travel