Realisasi Janji Kampanye, Walikota Resmikan SD 96 Karpan-Ambon

Peresmian SD 96 Karpan Ambon oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy didampingi Kadis Pendidikan Fahmy Salatalahy.-HMS-

AMBON(info-ambon.com)-Merealisasikan salah satu janji kampanye saat proses Pemilukada Kota Ambon 2017 lalu, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy meresmikan salah satu gedung sekolah di Karang Panjang Ambon, Senin (29/7/19). Gedung sekolah itu adalah Sekolah Dasar Negeri 96 Karpan-Ambon.

Saat menyampaikan sambutannya, Louhenaspessy sampaikan, pembangunan sekolah ini adalah untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekitar, yang jarak rumah dan sekolah cukup jauh.

‘’Saat masa kampanye dulu, saya melihat kondisi ini tidak bisa dibiarkan. Dan dikala itu, saya berjanji, jika Tuhan berkenaan saya terpilih, maka saya akan membangun sebuah SD permanen di sini. Dan atas ijin Tuhan, kini sudah boleh diresmikan dan bisa digunakan pada tahun ajaran 2019-2020 ini,’’ kata Louhenapessy.

Dirinya mengakui, saat kampanye dulu, ada 2 lokasi yang dia dan Syarif Hadler janjikan untuk pembangunan sekolah, yakni di Karang Panjang ini dan satu lagi di Galunggung.

Pada peresmian yang dihadiri juga para Kepala Sekolah Dasar dan Menengah Pertama (SD dan SMP) se-Kota Ambon tersebut, Louhenapessy juga meminta dan mengajak mereka untuk menanamkan empati dalam diri, khususnya pada penerimaan calon siswa baru.

“Saya harap, para kepala sekolah yang hadir saat ini lebih peka melihat setiap kondisi yang ada, karena saya tidak sungkan untuk menegur ketika menerima laporan dari orang tua murid,” tegas Walikota.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kota Ambon, F.Salatallohy dalam laporannya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Walikota Ambon atas dukungan pembangunan gedung sekolah.

“Sekolah Dasar Negeri 96 Ambon ditetapkan dengan Surat Keputusan Walikota Ambon Nomor 549 Tahun 2019 tentang ijin Pendidikan Sekolah Dasar dengan tujuan memudahkan akses memperoleh pendidikan bagi para siswa disekitar wilayah ini,” terang Kadis.

Diketahui, sebelum berdirinya SD 96, para siswa wilayah Karpan-Kopertis mengalami kendala dikarenakan gedung tempat bersekolah yang terletak jauh dari tempat tinggal para siswa. (MCA/PJ)

Exit mobile version