PJ Walikota Tual dan PJ Bupati Malra Resmi Dilantik

AMBON (info-ambon.com)- Gubernur Maluku Murad Ismail resmi melantik Pj Bupati Maluku Tenggara (Malra) Djasmono dan Pj Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat sebagai Wali Kota Tual. pelantikan dilaksanakan di Aula Lantai VII Kantor Gubernur Maluku, Selasa (31/10/2023).

Pelantikan ditandai dengan pemasangan tanda pangkat, penyematan tanda jabatan dan penyerahan Keputusan Menteri Dalam Negeri RI.

Djasmono sebagai Penjabat Bupati Malra berdasarkan SK Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-4114 Tahun 2023 Tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Maluku Tenggara.

Sedangkan Akhmad Yani Renuat dilantik sebagai Penjabat Wali Kota Tual sesuai SK Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-4115 Tahun 2023.

Mendagri dalam SK menegaskan, Penjabat Bupati dan Penjabat Walikota selama melakukan tugas harus tetap menduduki jabatan pimpinan tinggi Pratama.

Selain itu, memiliki hak keuangan dan hak protokol yang setara sesuai dengan kepala daerah definitif ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penjabat Kepala Daerah juga mempunya tugas, kewajiban dan larangan yang sama dengan tugas kewajiban dan larangan bupati dan walikota sesuai ketentuan UU pemerintahan daerah.

Selanjutnya, dalam melakukan tugas dan wewenang sebagaimana dilarang melakukan pengisian dan mutasi pegawai, membatalkan perijinan yang dikeluarkan pejabat sebelumnya dan atau mengeluarkan perijinan yang berbeda dengan yang dikeluarkan pejabat sebelumnya.

Penjabat Kepala Daerah juga dilarang membuat kebijakan pemekaran daerah, membuat kebijakan yang berbeda dengan program pembangunan pejabat sebelumnya.
Penjabat Kepala Daerah juga memiliki tugas untuk memfasilitasi persiapan pemilu tahun 2024 dan Pilkada di daerah masing-masing tahun 2024 serta menjaga netralitas ASN.

Gubernur menyampaikan, latar belakang sejarah pemerintahan di Kabupaten Maluku Tenggara dan kota Tual yang bermukim pada satu wilayah kepulauan Kei, serta terlahir dari suku yang sama menjadikan agenda-agenda penting kedua pemerintahan selalu seiring sejalan termasuk pelantikan pejabat bupati dan pejabat Walikota Tual di hari ini.

Sehubungan dengan hal itu, Gubernur ingin menyampaikan beberapa hal penting.

Pesan Gubernur, pertama, saudara berdua adalah ASN yang dipercayakan bangsa dan negara untuk meneruskan pimpinan di Kabupaten Maluku Tenggara dan kota Tual, karena itu Gubernur mengingatkan untuk memperhatikan sungguh-sungguh seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang mendasari tugas-tugas saudara.

“Sesuai Permendagri nomor 4 tahun 2023 tentang penjabat Gubernur penjabat bupati dan penjabat walikota akan dilakukan evaluasi setiap 3 bulan, yang berdasarkan hasil evaluasi oleh Kemendagri ada beberapa pejabat yang belum setahun sudah diganti karena kinerjanya tidak baik,”pungkas Gubernur.

Dijelaskan, masalah inflasi dirinya berpesan kepada kedua pejabat inflasi ini paling penting memberikan perhatian penuh.
Jadi kalau inflasi di satu kabupaten/kota sedikit naik langsung alasannya Gubernur ditegur itu, karena bupati atau walikotanya itu kurang bagus.

“Apakah perlu dievaluasi atau tidak? saya sering bertanya begitu kepada Mendagri,”jelas Gubernur.

Murad juga mengungkapkan yang membuat inflasi di Maluku hanya satu, transportasi yang susah dan sangat mahal. Di Maluku konektivitas antar pulau itu sangat perlu, dirinya bilang kepada semua pejabat termasuk Permendagri kalau secara provinsi Sumatera sampai ujung Sumatera itu ada tol, Sulawesi juga sama Kalimantan satu daratan, apalagi di Jawa satu daratan, itu pun masih inflasi. Apalagi kita tinggal 340 Pulau.

“Kita punya tol laut, transportasi sulit transportasi yang mahal, iflasi naik ini harus ada perhitungan-perhitungan sendiri yang menyebabkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Di Maluku ini luar biasa, tidak ada orang miskin aja sudah bagus. kalau kita bicarakan ekstrem, itu di Jawa saja ada apalagi di Maluku,”ungkap Murad.

Mantan Dankor Brimob ini juga mengatakan, di Maluku masih ada orang miskin tapi tidak ada busung lapar. Di Maluku ini kayak laut dan semua tempat bahan makan makanan berat sangat banyak, jadi komandan komandan di Jakarta enggak perlu khawatir, yang penting kasih naik APBN supaya semua bisa lebih sehat tapi bandingkan daerah lain. Khusus pejabat Kota Tual, kekosongan Sekda harus diisi dengan pejabat Sekda.

“Yang kedua, kita sudah berada pada tahapan pesta demokrasi terbesar bagi bangsa Indonesia yaitu pemilu legislatif, Pemilu presiden, dan wakil presiden beserta Pilkada serentak di tahun 2024. Salah satu tugas penting penjabat bupati dan penjabat walikota sebagaimana disebutkan dalam keputusan Permendagri adalah memfasilitasi dan mensukseskan agenda nasional tersebut termasuk menjaga netralitas ASN di lingkup Pemda masing-masing dan bersikap Netral, serta tidak berpihak pada figur partai politik tertentu negara,”katanya.

Menurutnya, pelaksanakan koordinasi kolaborasi dengan forkopimda, DPRD instansi vertikal TNI Polri tokoh agama dan elemen masyarakat di wilayah masing-masing.

Ketiga, kata Murad, guna menjamin suksesnya penyelenggaraan Pilkada tahun 2024, alokasi anggaran Pilkada tahun 2024 yang dibiayai dengan APBD masing-masing harus kemudian secara efektif profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Keempat, saya juga memastikan bahwa arahan bapak presiden terkait penurunan stunting penurunan Angka kemiskinan ekstrem memudahkan investasi belanja APBD DIPA produk dalam negeri serta menjaga stabilitas politik dan keamanan menuju pemilu dan Pilkada 2018 keamanan netralitas di daerah masing-masing,”ujar Murad.

Murad mengungkapkan semenjak dirinya dilantik, pertama dirinya merasa bahwa pejabat kepala daerah yaitu tugasnya cuma dua plus satu jadi tiga.

“Yang pertama seorang kepala daerah harus mampu memantaskan kemiskinan, yang kedua sungguh-sungguh dan sejahterakan masyarakat, yang ketiga dia harus mampu menjaga dan mempertahankan sumber daya alam agar dapat dikembangkan oleh generasi sekarang dan masa depan, masalah APBD itu kasih aja ke ahlinya,”ungkap Murad.

Murad menambahkan kelima, Gubernur mengucapkan terima kasih kepada taher hanubun dan Petrus juga kepada Adam Rahayaan dan Pak Usman Tange beserta kedua ibu yang selalu memdampingi kedua bapak.

“Atas jasa kedua bapak dan ibu, saya mengucapkan terima kasih. Dan juga selamat bekerja untuk dua Penjabat yang baru dilantik,”tutup Murad. (EVA)

Exit mobile version