Peringkat 3 Indeks Resiko Tertinggi Nasional, BPBD Ambon Kampanye Pengurangan Resiko Bencana

Sosialisasi pengurangan bencana di Ambon yang dibuka asisten III Setkot Ambon, R Soplanit.-HMS-

AMBON(info-ambon.com)-Guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengurangan resiko bencana, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Kampanye Pengurangan Resiko Bencana bagi masyarakat di tempat di Aula Kantor Camat Sirimau, Rabu (7/8/2019).

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Umum (Assisten 3) Sekretaris Kota Ambon, Romeo Soplanit menjelaskan, Kota Ambon termasuk dalam daerah yang rawan bencana. Berdasarkan Indeks Resiko Bencana Indonesia (IRBI) yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kota Ambon menempati peringkat ketiga secara nasional dengan indeks risiko tertinggi.

Dijelaskan, secara geologis Kota Ambon terletak pada pertemuan tiga lempeng bumi, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Pasifik. Selain itu Kota Ambon dilintasi oleh Ring of Fire atau cincin api dunia.

“Kondisi demikian membuat Kota Ambon rentan terhadap bencana geologi seperti gempa bumi, tsunami dan gunung api,” tandasnya.

Sehingga, kata Soplanit, disadari ancaman bencana bisa disekitar termasuk banjir, maka sepatutnya pihak melaksanakan penanggulangan bencana yang efektif sejak mulai dari tahapan prabencana.

“Karena itu saya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan kampanye penyadaran publik untuk memperkaya pengetahuan kita tentang bagaimana pengelolaan risiko banjir yang tepat,” katanya.

Lanjut Soplanit mengatakan, mulai dari pengetahuan akan ancaman banjir, upaya-upaya pencegahannya dan bagaimana mengelola dan mengatasi permasalahan banjir yang ditemui di masyarakat.

“Mari kita tingkatkan kapasitas kita dalam pengurangan risiko banjir di Kota Ambon, apabila pengetahuan kita akan hal tersebut meningkat, maka sudah tentu resiko bencana dapat terminimalisir,” ucapnya. (MCA/WP/PJ)

Exit mobile version