AMBON (info-ambon.com)- Pemerintah Kota Ambon resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk posisi Sekertaris Kota (Sekkot) tahun 2026.
Pembukaan seleksi tersebut diumumkan Panitia Seleksi melalui surat bernomor 01/PANSEL/PKA/IV/2026 tertanggal 2 April 2026. Pengumuman ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Sadali Ie, dan telah dipublikasikan melalui situs resmi Pemkot Ambon serta portal nasional ASN Badan Kepegawaian Negara.
Dalam pengumuman itu disebutkan, pendaftaran seleksi dibuka mulai 2 April hingga 16 April 2026.
“Proses pengumuman dan pendaftaran dibuka mulai 2 April hingga 16 April 2026. Selanjutnya, seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak dijadwalkan berlangsung pada 3 April sampai 17 April 2026,” ujar Sadali dalam keterangan resmi.
Hasil seleksi administrasi dan rekam jejak akan diumumkan pada 20 April 2026 melalui laman resmi Pemkot Ambon dan portal ASN BKN.
Peserta yang lolos tahapan tersebut akan mengikuti tes kesehatan jasmani dan rohani pada 21–22 April 2026 di Rumah Sakit Khusus Daerah.
Tahapan berikutnya adalah seleksi kompetensi jabatan yang dijadwalkan berlangsung pada 27–28 April 2026, dilanjutkan dengan assessment pada 4–5 Mei 2026.
Panitia seleksi kemudian akan menyusun hasil akhir pada 6–11 Mei 2026 dan menyampaikannya kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada 12 Mei 2026.
Adapun persyaratan utama bagi pelamar antara lain berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon atau pemerintah daerah se-Maluku, memiliki kualifikasi pendidikan minimal sarjana (S1), serta berpangkat sekurang-kurangnya Pembina Tingkat I (IV/b).
Selain itu, pelamar juga harus memiliki rekam jejak jabatan yang baik, tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin, bebas dari penyalahgunaan narkoba, serta tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik.
Batas usia maksimal pelamar adalah 58 tahun pada saat pelantikan, serta diutamakan telah mengikuti pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat III atau II.
Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan.
“Tahapan seleksi Sekkot sudah berlangsung, dan sekarang sudah dalam tahap pembukaan bagi peserta. Siapapun yang memenuhi persyaratan silakan ikut,” kata Bodewin saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, seluruh proses seleksi merupakan kewenangan panitia seleksi.
“Kita tidak ikut campur sebab seleksi Sekkot akan dilaksanakan secara transparan,” ujarnya.
Pemkot Ambon pun mengimbau ASN yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi ini secara terbuka, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku. (EVA)








Discussion about this post