AMBON (info-ambon.com)- Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku terus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan sektor jasa keuangan formal melalui pelaksanaan Kick-Off Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 di Provinsi Maluku.
Kegiatan yang mengusung tema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas” itu digelar di halaman SMP Negeri 4 Kota Ambon, Kamis (20/5/2026).
Kick-Off BLK ditandai secara simbolis dengan penabuhan tifa, alat musik tradisional Maluku, oleh Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, didampingi Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Ambon, Hendra de Fretes, serta pimpinan perbankan di Kota Ambon.
Dalam sambutannya, Hendra mengatakan Kick-Off BLK merupakan keberlanjutan dari peluncuran Modul Ajar Literasi Keuangan Mata Pelajaran IPS tingkat SMP/MTs di Kota Ambon pada 20 Mei 2026.
Menurut dia, modul tersebut akan diimplementasikan di seluruh SMP/MTs di Kota Ambon sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi emas Maluku yang memiliki pemahaman keuangan sejak dini.
“Kegiatan Kick-Off BLK tahun 2026 secara khusus dilaksanakan di lingkungan pendidikan dengan sasaran kalangan pelajar,” kata Hendra.
Sementara itu, Haramain Billady berharap para pelajar di Kota Ambon dapat memahami pengelolaan keuangan sejak dini, membangun budaya menabung, serta mengenal produk dan layanan keuangan formal, khususnya di sektor perbankan.
“Kami berharap agar para pelajar di Kota Ambon dapat memperoleh pengetahuan terkait pengelolaan keuangan sejak dini, mampu mengimplementasikan budaya menabung sejak dini, serta mengetahui dan memanfaatkan produk keuangan yang ada di perbankan,” ujar Haramain.
BLK merupakan agenda tahunan OJK yang berlangsung selama Mei hingga Agustus 2026 dengan puncak kegiatan pada peringatan Hari Indonesia Menabung setiap 20 Agustus.
Dalam rangkaian BLK 2026, OJK Maluku akan melaksanakan sejumlah program edukasi keuangan, antara lain Financial Literacy Series berupa webinar, podcast, talkshow, kelas edukasi, dan workshop intensif.
Selain itu, terdapat Financial Literacy Campaign melalui media sosial yang mengangkat isu-isu terkini terkait literasi keuangan digital, serta Financial Literacy Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada lembaga jasa keuangan, pemerintah daerah, dan masyarakat yang aktif menjalankan program edukasi keuangan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan perbankan di Kota Ambon, jajaran Dinas Pendidikan Kota Ambon, para guru, serta ratusan siswa SMP Negeri 4 Kota Ambon.
Melalui sinergi antara OJK, lembaga pendidikan, dan perbankan, diharapkan pelajar di Kota Ambon semakin memahami pentingnya literasi keuangan dan mampu memanfaatkan layanan keuangan formal secara bijak. (EVA)







Discussion about this post