AMBON (info-ambon.com)-Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, Andi Muhammadiyah Yusuf, mendorong peningkatan literasi keuangan syariah di kalangan santri melalui program SAKINAH (Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah).
Program tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Anshor Liang, Kabupaten Maluku Tengah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan GERAK Syariah yang bertujuan memperluas edukasi dan inklusi keuangan syariah di daerah.
Andi Muhammadiyah Yusuf mengatakan, santri memiliki peran penting sebagai agen literasi keuangan di masyarakat. Karena itu, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan berbasis prinsip syariah perlu ditanamkan sejak dini.
“Melalui program SAKINAH, para santri diharapkan tidak hanya memahami konsep keuangan syariah, tetapi juga memiliki keterampilan dalam merencanakan dan mengelola keuangan secara bijak sesuai prinsip syariah,” ujarnya dalam kegiatan tersebut, Rabu (11/3/2026).
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan berbagai materi edukasi, mulai dari pengenalan produk dan layanan keuangan syariah, pengelolaan keuangan pribadi, hingga perencanaan keuangan yang sesuai dengan prinsip ekonomi Islam.
Selain itu, kegiatan juga dirancang secara interaktif agar para santri dapat lebih mudah memahami praktik keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui berbagai rangkaian kegiatan tersebut, OJK berharap program GERAK Syariah dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memilih dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan syariah.
Di sisi lain, program ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara regulator, industri jasa keuangan, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah di daerah. (EVA)








Discussion about this post