Hujan Terus Guyur Ambon, Pohon Tumbang dan Longsor Hantui Warga

Rumah keluarga da Costa di Rumah Tiga yang terkena musibah tanah longsor akibat curah hujan tinggi di Kota Ambon.-BPBD-

AMBON(info-ambon.com)-Hujan dengan intensitas kecil, sedang dan besar  diserta angin kencang, terus menerjang Kota Ambon dalam beberapa hari terakhir ini. Akibat kondisi alam ini, banyak pohon tumbang, bahkan kini, ancaman tanah longsor mulai menghantui warga di kota ini.

Kamis (6/6/2019) dinihari, anggota tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) dan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon serta didukung masyarakat, kembali melakukan pembersihan dan pemotongan terhadap beberapa pohon yang tumbang di Kota Ambon. Longsor juga tercacat terjadi pada beberapa titik di Kota Ambon.

Lokasi yang terkena dampak pohon tumbang antara lain, wilayah Batu Gajah (Belakang Korem), Depan Apotik Valentine, dan Depan Gedung Baileo Siwalima. Sementara longsoran terjadi terjadi Dusun Taeno Bawah di Wailela-Rumah Tiga, pada Kamis (6/6/2019) sekitar pukul 02.20 WIT wit dan Bere-bere, dan juga Mangga Dua.

Di Dusun Taeno Bawah di Wailela-Rumah Tiga, longsor menimpa rumah milik Wolter da Costa (46 tahun) dan kondisi rumah rusak berat. Bahkan anak dari Wolter da Costa, Roberth da Costa (15 tahun) mengalami luka dan harus dievakuasi ke RS Bhayangkara Tantui-Ambon.

Akses jalan menuju Taeno pada subuh tadi dilaporkan tertutup akibat material longsoran. Atas bantuan aparat TNI-Polri dan warga sekitar serta Dinas Pemadang Kebakaran dan Penyelamatan, akses jalan tersebut kini bisa dibuka lagi.

Plt Kapolsek Teluk Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy kepada info-ambon.com, sebutkan, pihaknya berkoordinasi dengan masyarakat sekitar untuk membersihkan lokasi banjir namun tumpukan longsoran terlalu banyak sehingga berkoordinasi dengan salah satu masyarakat untuk menggunakan alat axavator guna membersihkan tumpukan tanah lonsor yg menutupi semua badan jalan.

Dan pada pukul 07.00 WIT, akses jalan telah dibersihkan alat exavator, kemudian pukul 08.30 WIT, Dua unit mobil Damkar Pemkot Ambon membersihkan lumpur yang tersisa di jalan raya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Demmy Paays yang dihubungi info-ambon menyebutkan, potensi longsoran di Keluarga da Costa, sudah terjadi sejak Minggu (2/6/2019) dan puncaknya amblas bangunan rumah tanggal 6 Juni 2019 pukul 02.00 WIT.

Disampaikannya, rumah di bangun pada tanah hasil potongan tebing yang di ratakan dan belum di lengkapi dengan dinding pengaman tanah dan drainase yang baik, sehingga tanah mudah bergerak pada saat tanah jenuh air.

‘’Kami (BPBD Kota Ambon, Red) sejak hari Minggu sudah ingatkan kepala keluarga untuk tidak mendiami rumah selama musim penghujan.

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Ambon, Ronald Lekransi yang dihubungi terpisah info-ambon.com, Kamis (6/6/2019) menyebutkan, pihaknya sudah melakukan pendataan untuk melakukan pemberian bantuan darurat seperti matras, kasur selimut dan lainnya.

Dan bantuan tersebut, lanjutnya telah diserahkan Sekretaris Kota (Sekot) Ambon, A G Latuheru kepada keluarga korban. ‘’Tadi siang, Pak sekot sudah menyerahkan bantuan darurat kepada keluarga korban.’’ Tandasnya.

Ia juga menyampaikan, selain di Rumah Tiga, laporan yang masuk ke BPBD Kota Ambon juga ada terjadi longsor di RT.001/RW.02 Kelurahan Mangga Dua.

Bantuan Pemkot Ambon kepada keluarga korban tanah longsor.

Lekransi juga menambahkan, pihaknya terus siaga, guna mengantisipasi masukan atau laporan masyarakat terkait dengan bencana, akibat curah hujan yang masih terjadi di kota ini.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui BPBD setempat menghimbau kepada semua masyarakat Kota Ambon, khususnya yang bermukim di wilayah pegunungan/perbukitan dan bantaran sungai/kali, untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap dampak yang muncul akibat curah hujan yang tinggi dan disertai angin kencang.

Dimintakan juga kepada masyarakat untuk sesegera mungkin menginformasikan apabila terjadi bencana melalui Layanan Pengaduan Masyarakat-Pemerintah Kota Ambon dengan cara Ketik : AMBON (spasi) ISI PESAN, Kirim ke 08114706999 atau kirim ke 1708 (Lapor SP4N) atau melalui messengger Akun Resmi Diskominfo – Amq. Untuk bencana pohon tumbang dapat menghubungi 0911-351113 untuk Pos Pemadam Induk di Balaikota dan 0911-361113 untuk Pos Pemadam Passo.

Untuk diketahui, hujan dengan intensitas kecil-sedang dan lebat serta angin kencang sudah melanda kota Ambon sejak seminggu belakangan ini. Puncak hujan lebar terjadi pada tanggal 3,4,5 dan 6 Juni ini.

Sampai berita ini naik siar, hujan dengan intensitas sedang dan lebat serta angin masih terjadi di Kota Ambon dan sekitarnya. Dan kondisi ini merata terjadi di semua wilayah di Ambon.(PJ)

Exit mobile version