Gayang dan Gandaria Ambon Tertancap di Hutan Wisata Tinjomoyo, Semarang

Setkot Ambon menancapkan anakan pohon gayang dan gandaria di Semarang.-PJ-

SEMARANG(info-ambon.com)-Anakan Pohon Gayang (Inocarpus fagifer) dan anakan pohon Gandaria (Bouea macrophylla Griffith) tertancap di Hutan Wisata Tinjomoyo, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4/7/2019) pagi.

Dua tanaman tersebut ditancapkan, Sekretaris Kota (Sekot) Ambon A G Latuheru bersama Kepala Dinas Pertanian Kota Ambon, John Tupan, pada sesi penanaman pohon di ajang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIV Asosiasi Pemerintah Kota seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah 2-6 Juli.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi dikesempatan itu sampaikan, penanaman pohon khas kota di seluruh Indonesia akan memperkaya tanaman-tanaman yang ada di hutan wisata Tinjomoyo.

Pohon-pohon ini juga diyakini Hendrar Prihadi akan memberikan magnet untuk para walikota yang sementara memimpin ataupun nanti akan naik level menjadi gubernur, untuk kembali ke Semarang melihat pohon yang ditanamnya tersebut.

Hutan wisata Tinjomoyo sendiri, lanjut walikota, dipakai juga sebagai lokasi bagi UKM di Semarang untuk menjajakan aneka kerajinan, dan semua transaksi di taman tersebut dilakukan non tunai.

Sementara itu, Ketua Umum APEKSI, Airin Rachmi Diany saat menyampaikan keanekaragam pohon dari berbagai kota di Indonesia menjadi pertanda persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa.

Seluruh pohon yang ditanam para walikota, wakil walikota dan sekot seluruh Indonesia tersebut adalah pohon khas yang dibawa langsung dari kota-kota asal.

Sementara itu, disela-sela acara Rakernas ini, para Kepala Desa/Raja/Lurah juga memanfaatkannya untuk melakukan studi tiru disalah satu kelurahan yang ada di Semarang, yakni Kelurahan Mangun Harjo.

Menurut Kepala Tata Pemerintahan, Setkot Ambon, Stev Dominggus, kunjungan ini dimaksudkan untuk melihat berbagai keunggulan yang ada disana, untuk menjadi inspirasi para lurah, kepala desa dan raja mengambil yang sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.

Kelurahan Mangun Harjo sendiri, dinilai unggul dalam berbagai inovasi-inovasi yang digunakan dalam pelayanan masyarakat. Kelurahan Mangun Harjo juga adalah kelurahan tematik batik di Semarang.

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIV Asosiasi Pemerintah Kota seluruh Indonesia (APEKSI) sendiri masih sementara berlangsung di Hotel PO, dan tadi pagi, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy yang juga ketua APEKSI Komwil VI, mengisi salah satu sesi acara dan juga sekaligus menyampaikan laporannya selama memimpin Komwil tersebut. (PJ)

Exit mobile version