Garda NKRI Maluku Bantah Dibiayai Wakil Bupati SBB

Ketua Garda NKRI Maluku, Zen Lelangwayang.-YAT-

AMBON (info-ambon.com)-Ketua Garda NKRI Maluku, Zen Lelangwayang, mengakui, aksi unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku beberapa waktu lalu, adalah murni penyampaian aspirasi dan tidak dibiayai uang oleh Wakil Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Timotius Akerina.

Menurut Zen, Garda NKRI Maluku dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) RI Korda Kota Ambon tidak pernah menerima apalagi meminta dibiayai. “Yang kami perjuangkan adalah hak rakyat, bukan uang,” tutur Zen, Jumat (21/6/2019), sekitar pukul 17:40, Via WhatsApp.

Ia menambahkan, kalau bisa orang yang mengatakan aksi tersebut dibiayai Wakil Bupati agar menyadari kesalahannya dan buat klarifikasi di media. “Karena ini persoalan nama baik. Entah itu Garda NKRI, BEM RI, maupun Wakil bupati sendiri,” tegasnya

Jika benar ada yang menerima uang, lanjut Zen, sebutkan saja namanya. Olehnya itu, Zen menerangkan Garda NKRI tidak tahu menahu soal itu, karena gerakan dan atribut, semuanya diusahakan bersama.

“Garda tidak pernah menerima uang dari siapapun, termasuk Wakil Bupati SBB. Ini semacam adu domba,” ungkapnya.

Lanjutnya, tidak berhubungan dengan politik. Garda NKRI murni ingin mengawal kasus ADD tanpa keterkaitan pihak apapun termasuk Wakil Bupati.

Seperti diketahui, Jumat (31/5/2019), lalu. Garda kembali melaporkan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang menyeret orang nomor satu di bumi ‘Saka Mese Nusa’ itu di Direktor Reskrimsus Polda Maluku. Namun, masih dalam tahapan menunggu surat layangan ke Polda Maluku. “Hari Senin, kami akan membawa surat ke Polda agar didisposisi ke reskrimsus,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, pada hari Selasa pihaknya kembali akan melakukan aksi lanjutan di Polda Maluku dan Kejati. (YAT)

Exit mobile version