AMBON (info-ambon.com)-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon bersama TNI dan Polri melakukan penertiban aktivitas parkir di sepanjang kawasan Pantai Mardika, mulai dari depan Terminal Mardika hingga Pasar Arumbae, menyusul keluhan masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Yan Dominggus Suitella, mengatakan penertiban tersebut mulai dilakukan sejak Senin (9/2/2026) setelah pihaknya menerima laporan warga terkait parkir sembarangan di kawasan tersebut.
“Sejak Senin kami dari Dishub Kota Ambon, dengan dukungan Satpol PP, Polresta Ambon, Kodim, dan Denpomdam, melaksanakan penertiban di kawasan Mardika, mulai dari depan terminal sampai depan Bank Mandiri,” kata Yan saat ditemui, Selasa (10/2/2026).
Menurut Yan, keterlibatan aparat TNI dan Polri dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kesalahpahaman maupun potensi gangguan keamanan selama penertiban berlangsung.
“Kami libatkan rekan-rekan dari TNI dan Polri supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Yan menegaskan, ruas jalan Pantai Mardika sudah tidak lagi diperbolehkan menjadi lokasi parkir kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Larangan tersebut, kata dia, telah diberlakukan sejak 2025.
“Jalur tersebut bukan lagi area parkir di tepi jalan. Namun karena masih banyak yang tidak menaati aturan, maka kami mengambil langkah tegas dengan melakukan penertiban,” jelasnya.
Selain untuk menertibkan lalu lintas, penindakan ini juga bertujuan menekan praktik pungutan liar (pungli) yang kerap terjadi di kawasan tersebut.
“Kami sudah menyiapkan lokasi parkir resmi, baik di depan gedung baru Pasar Mardika maupun di area terminal. Jika masih ada kendaraan yang parkir di luar lokasi tersebut, itu sama saja membuka peluang terjadinya pungli,” katanya.
Dishub Ambon, lanjut Yan, akan menindak kendaraan yang melanggar aturan parkir dengan cara mengempesi ban sebagai bentuk efek jera.
“Kami akan terus melakukan penertiban sampai kawasan Mardika benar-benar tertib. Bahkan ke depan, kami akan mendirikan pos dan menempatkan personel agar tidak ada lagi kendaraan yang parkir sembarangan,” tegas Yan. (EVA)








Discussion about this post