AMBON (info-ambon.com)-Sistem kelistrikan Ambon sempat mengalami pemadaman pada Kamis (8/1/2026) pagi akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang.
Pemadaman terjadi pada pukul 09.40 WIT sebagai dampak gangguan pada jaringan distribusi PLN.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Noer Soeratmoko menerangkan, cuaca ekstrem menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan mengenai jaringan listrik PLN di beberapa lokasi di Pulau Ambon.
“Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, terdapat gangguan pada jaringan distribusi akibat pohon tumbang di Dusun Tahoku, Desa Hila, Kecamatan Leihitu, serta di kawasan Lantamal Halong. Kondisi ini berdampak pada sistem kelistrikan Ambon,” terang Soeratmoko.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, PLN UIW MMU melalui unit operasional setempat langsung mengambil langkah cepat untuk meminimalisir dampak gangguan terhadap pelanggan. Upaya pertama yang dilakukan adalah melokalisir area terdampak guna mencegah meluasnya gangguan sistem.
“Petugas PLN segera melakukan site visit ke lokasi gangguan untuk memastikan kondisi jaringan serta melakukan penanganan secara cepat dan aman,” ujarnya.
General Manager PLN UIW MMU, Noer soeratmoko menghimbau kepada masyarakat yg memiliki tanaman produktif yg kebetulan dekat dengan jaringan listrik, kiranya merelakan jika tanamannya di lakukan pemangkasan ataupun penebangan jika diperlukan , guna menghindari kejadian serupa terulang.
PLN kemudian melakukan perbaikan jaringan yang terdampak, termasuk penanganan pohon tumbang dan pemulihan sistem distribusi listrik. Proses penormalan berlangsung sekitar 1 jam 20 menit hingga sistem kelistrikan Ambon kembali beroperasi secara normal.
Soeratmoko menegaskan, PLN terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan kelistrikan, khususnya pada musim cuaca ekstrem. Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile sebagai sarana utama pengaduan dan pemantauan layanan kelistrikan.
“Melalui PLN Mobile, pelanggan dapat dengan mudah melaporkan gangguan, memantau progres penanganan, serta mengakses berbagai layanan kelistrikan secara cepat dan transparan,” tutupnya. (EVA)








Discussion about this post