Info Ambon
Minggu, Maret 15, 2026
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Galery Foto
  • Lifestyle
    • Seni & Hiburan
    • Fashion
    • Food
    • Travel
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Galery Foto
  • Lifestyle
    • Seni & Hiburan
    • Fashion
    • Food
    • Travel
No Result
View All Result
Info Ambon
Home Pendidikan

Cegah Bullying, Polda Maluku Himbau Orang Tua Berikan Perhatian Penuh Kepada Anak

Eva by Eva
Juni 4, 2024
in Pendidikan, Terkini
0
Cegah Bullying, Polda Maluku Himbau Orang Tua Berikan Perhatian Penuh Kepada Anak

AMBON (info-ambon.com)- Kepolisian Daerah Maluku gencar mengatasi kasus bullying di sekolah. Untuk mencegahnya, Polda Maluku menghimbau orang tua agar dapat memberikan perhatian penuh, didikan yang baik kepada anak-anaknya. Begitupula pihak sekolah.

Peran orang tua dan pihak sekolah untuk mengatasi persoalan kasus bullying yang kerap terjadi dan menimpa anak-anak sangat penting, sebelum perkara itu bergulir ke ranah hukum.

Demikian disampaikan Kanit PPA Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku, Iptu Lilian Siwabessy S.Sos., MH dalam kegiatan dialog tentang maraknya kasus bullying yang dihelat di kantor RRI, Kota Ambon, Selasa (4/6/2024).

Dalam dialog tersebut, Polda Maluku juga menghadirkan sejumlah pembicara seperti pimpinan LSM Gasira Maluku DR. Elizabeth Marantika Mailoa; Psikolog Maluku Prisca Diantra Sampe S.PSI, M.SI; Kabid Pembinaan Ketenagakerjaan Dinas Pendidikan Maluku Yuspi I. Tuarita S.IP, M.SI.

Menanggapi video viral kasus bullying antar sesama siswa sekolah, Iptu Lilian mengaku Polda Maluku sudah melakukan monitoring. Pihaknya akan menindaklanjuti apabila ada pengaduan dari masyarakat. “Namun perlu juga diketahui bahwa pihak kepolisian dalam penanganan kasus bullying juga lebih mengedepankan Restoratif justice (RJ),” katanya.

Menurutnya, proses RJ juga dilakukan karena selain korban, pelaku juga masih masuk dalam kategori anak-anak. Sehingga nasib korban dan pelaku juga menjadi perhatian, karena mereka masih anak-anak. Di mana masalah psikologis, mental dan masa depan mereka juga menjadi pertimbangan.

“Biasanya setelah kami melakukan penyelidikan kasus tersebut, pada akhirnya kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Kami lakukan untuk masa depan korban dan pelaku. Namun untuk anak yang usianya di atas 14 tahun, kami akan melakukan penahanan, apalagi kalau dari tindakan bullying itu terjadi tindak pidana, maka akan kami proses sesuai prosedur yang ada,” tegasnya.

Kepada semua elemen masyarakat, khususnya para orang tua dan pihak sekolah, diajak untuk berperan aktif dalam menekan kasus tersebut.

“Untuk menekan kasus bullying butuh peran dan tanggung jawab semua pihak. Pertama adalah dimulai dari lingkungan keluarga, orang tua maupun sanak saudara harus yang dapat memberikan contoh dan edukasi yang baik kepada anaknya,” pintanya.

Menurut Iptu Lilian, seorang anak dapat meniru apa yang dilihatnya khususnya orang-orang terdekat. Olehnya itu, pembelajaran yang baik harus terus dilakukan di depan anak-anak.

“Anak-anak ini akan melakukan apa yang dilihat dari orang terdekatnya sehingga peran serta keluarga, sekolah dan kepolisian sangat dibutuhkan untuk menekan terjadi tindakan bullying atau rudapaksa di kalangan masyarakat dan sekolah,” harapnya.

Sementara itu, Yuspi Tuarita mengatakan, tindakan bullying di lingkungan masyarakat dan sekolah diakibatkan oleh kurangnya pembinaan orang tua dan keluarga terhadap para pelaku.

Berbagai kasus yang terjadi di sekolah harus jadi perhatian bersama. Perlunya peran guru yang tegas dalam memberikan bimbingan dan sosialisasi tentang dampak buruk dari tindakan tersebut.

“Masalah bullying yang marak terjadi di lingkungan sekolah saat ini kami telah mengeluarkan aturan untuk pencegahannya. Aturan ini juga para guru di sekolah dituntut bukan saja sebagai tenaga pengajar tapi juga sebagai sahabat siswa dalam membimbing dan mencegah terjadinya perundungan antar sesama siswa di sekolah,” ungkapnya.

Kasus bullying ini juga tidak saja terjadi antar siswa dengan siswa tapi juga dapat terjadi antara siswa dengan guru. “Jadi harus kita pahami dengan baik bahwa tidak selamanya siswa atau anak yang menjadi korban bullying tapi juga orang dewasa maupun guru yang ada di sekolah sehingga dari itu kami berharap perhatian dari semua pihak,” katanya.

Dinas Pendidikan sendiri dalam menyikapi masalah bullying telah memberikan himbauan kepada semua sekolah (SD, SMP, SMA atau sederajat). “Apabila telah selesai jam sekolah maka semua siswa tidak ada lagi yang berkeliaran di jalan atau di lingkungan sekolah namun sudah harus kembali ke rumah masing-masing, dengan harapan masalah ini dapat kita tekan,” katanya.

Di sisi lain, apabila di sekolah tertentu yang sudah dua kali terjadi kasus bullying, maka sekolah tersebut akan mendapatkan sangsi administrasi yang tegas. “Sebab pihak sekolah dianggap tidak mampu dan terkesan adanya pembiaran terhadap hal tersebut,” tegasnya.

Senada, Elizabeth Marantika mengaku perkara bullying adalah masalah bersama. Kasus ini menurutnya berawal dari rumah. “Kita harus lihat apa akar permasalahannya sehingga perlu tanggung jawab bersama baik itu dari keluarga hingga pada pihak sekolah,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kasus bullying dapat terjadi apabila seseorang atau kelompok menganggap dirinya kuat dan hebat di suatu komunitas atau lingkungan. “Biasanya ini menjadi potensial terjadinya bullying di lingkungan tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, kasus bullying terjadi karena banyak anak-anak tidak tahu kalau perkara tersebut adalah merupakan suatu tindakan kekerasan. “Sehingga kami pikir apabila ada terjadinya kasus maka pertama-tama harus ada langkah awal pembinaan dan penanganan khusus oleh para guru atau orang tua dan jangan langsung di bawa ke rana hukum, sebab para anak-anak ini kan di bawah umur dan kadang mereka melakukan tindakan bullying itu juga karena ada faktor-faktor tertentu juga jadi dalam penangananya dibutuhkan langkah khusus,” pintanya.

Prisca Diantar juga menyampaikan hal yang sama. Menurutnya tindakan bullying yang dilakukan anak merupakan akibat dari apa yang sering dia lihat dan dialami di lingkungan keluarga atau orang tua sendiri.

“Anak-anak akan selalu mencontohi apa yang dia lihat dan dia alami jadi kalau ada anak yang melakukan bullying terhadap anak lain mungkin saja si pelaku itu di lingkup keluarga sering melihat atau mengalami hal kekerasan,” tambahnya.

Media sosial, lanjut Prisca juga memiliki pengaruh dan dampak yang kuat untuk terjadinya kasus bullying. “Kita tau saat ini apa saja yang terjadi pada diri seseorang akan langsung di upload ke media sosial sehingga hal ini bisa menjadi awal pemicu terjadinya tindakan bullying baik itu lewat media sosial maupun pada dunia nyata,” ungkapnya.

“Semua pihak agar mari sama-sama melakukan tindakan pencegahan bullying seperti para guru yang menceritakan lingkungan sekolah yang sehat dan kepada orang tua dan keluarga dapat memberikan pola pengasuhan yang baik terhadap anak-anaknya,” pungkasnya. (EVA)

Tags: Kasus bullying di sekolahperhatian orang tua kepada anakpolda maluku
Previous Post

Pemprov Maluku dan KPK Gelar Pertemuan Tindak Lanjut Program TSPP Kepegawaian

Next Post

PJ Walikota Himbau Warga Ambon di Daerah Rawan Bencana Waspada

Eva

Eva

Related Posts

PLN UP3 Ambon Energize RSUD Kabupaten Buru 865 kVA, Perkuat Infrastruktur Layanan Kesehatan di Maluku

PLN UP3 Ambon Energize RSUD Kabupaten Buru 865 kVA, Perkuat Infrastruktur Layanan Kesehatan di Maluku

by Eva
Maret 14, 2026
0

NAMLEA (info-ambon.com)- PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan...

Jelang Idulfitri, Pertamina Dropping 1.3 Juta Liter Minyak Tanah di Wilayah Papua Maluku Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Jelang Idulfitri, Pertamina Dropping 1.3 Juta Liter Minyak Tanah di Wilayah Papua Maluku Penuhi Kebutuhan Masyarakat

by Eva
Maret 14, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Memastikan ketersediaan minyak tanah bagi masyarakat jelang libur Idulfitri, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melakukan ekstra dropping penyaluran...

14 Tiket Perjalanan Dinas DPRD SBB Menunggak, Travel Minta Pemda Segera Bayar

14 Tiket Perjalanan Dinas DPRD SBB Menunggak, Travel Minta Pemda Segera Bayar

by Eva
Maret 14, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), hingga kini belum melunasi tiket perjalanan dinas Anggota DPRD tahun 2024....

Polda Maluku Perpanjang Kerja Sama Pengawasan Rekrutmen Polri 2026–2028

Polda Maluku Perpanjang Kerja Sama Pengawasan Rekrutmen Polri 2026–2028

by Eva
Maret 13, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Kepolisian Daerah (Polda) Maluku memperkuat komitmen transparansi dalam proses rekrutmen anggota Polri dengan memperpanjang Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengawasan...

Jelang Libur Panjang Idulfitri 1447 H, Pemkot Ambon Berlakukan WFA Untuk ASN

Jelang Libur Panjang Idulfitri 1447 H, Pemkot Ambon Berlakukan WFA Untuk ASN

by Eva
Maret 13, 2026
0

AMBON (info-ambon.com)-Menjelang libur panjang nyepi dan Idulfitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berlakukan Work From Anywhere (WFA) untuk Aparatur Sipil Negara...

Lima Calon Anggota Dewan Komisioner OJK Ditetapkan DPR RI

Lima Calon Anggota Dewan Komisioner OJK Ditetapkan DPR RI

by Eva
Maret 13, 2026
0

JAKARTA (info-ambon.com)-Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menetapkan lima calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam...

Next Post
PJ Walikota Himbau Warga Ambon di Daerah Rawan Bencana Waspada

PJ Walikota Himbau Warga Ambon di Daerah Rawan Bencana Waspada

Discussion about this post

 

/>

RSS PATNERT MEDIA OBORMOTINDOK.CO.ID

  • Jelang Lebaran, PUPR Banggai Intensifkan Pemeliharaan Jalan, Kali Ini Jalur Alternatif Bunga–Lambangan
    OBORMOTINDOK.CO.ID. LUWUK—Pemerintah terus menunjukkan perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah Luwuk. Perbaikan dilakukan tidak hanya di pusat kota, tetapi juga pada Selengkapnya
  • Polres Morowali Utara Lakukan Ramp Check Bus AKAP Jelang Mudik Lebaran 2026 di Beteleme
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Morut– Dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas menjelang libur panjang mudik Lebaran 2026, Polres Morowali Utara melalui Selengkapnya
  • Gerakan Pangan Murah Polres Morowali Utara Disambut Antusias Warga
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Morut– Kepolisian Resor (Polres) Morowali Utara menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah Ramadan di halaman Mapolres Morowali Utara pada Jumat pagi, 13 Selengkapnya
  • Jalan Alternatif Maahas Pantai–Kilo Lima Luwuk Kembali Ditimbun dan Dipadatkan Demi Kenyamanan Pengendara
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Luwuk—Menjelang perayaan Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas PUPR Kabupaten Banggai melakukan perbaikan pada ruas jalan yang rusak parah di pesisir Pantai Maahas. Selengkapnya
  • Kapolres Morowali Utara Berbagi Kebahagiaan Ramadan Lewat Pembagian Parsel Lebaran
    OBORMOTINDOK.CO.ID. Morut– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, Kapolres Morowali Utara AKBP Reza Khomeini, S.I.K., membagikan parsel Lebaran Selengkapnya
  • Reny Lamadjido Minta Pemda Serius Jalankan MCSP dan SPI untuk Cegah Korupsi
    OBORMOTINDOK.CO.ID. PALU– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih Selengkapnya
  • Wakil Gubernur Reny Ajak Viralkan Slogan Dua Anak Lebih Sehat
    OBORMOTINDOK.CO.ID. PALU– Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes berharap slogan “Dua Anak Lebih Sehat” makin kuat bergema di masyarakat sebagai langkah Selengkapnya
Info Ambon

  • Hubungi Kami
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Redaksi
  • UU Pers

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Galery Foto
  • Lifestyle
    • Seni & Hiburan
    • Fashion
    • Food
    • Travel