Antisipasi Terjadi Bencana, BPBD Ambon Bakal Bangun 5 Pos Siaga

AMBON (info-ambon.com)-Guna mengantisipasi bencana alam pada musim penghujan yang dipresentasikan terjadi pada bulan Mei hingga Agustus 2024, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon bangun pos siaga disejumlah kawasan yang ada di Kota Ambon.

“Kita akan bangun pos siaga pengamanan dan pemantauan bencana alam sebelum puncak musim penghujan tiba,” ungkap Kepala BPBD Kota Ambon, Fahmi Salatalohy kepada wartawan di Ambon, Jumat (10/5/2024).

Menurutnya, langkah itu dilakukan seusai peringatan yang dikeluarkan dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG).

“Dari peringatan itu maka ada beberapa poin penting yang perlu harus diantisipasi oleh BPBD misalnya, untuk daerah-daerah rawan rentan, di Kecamatan Sirimau, Batu merah, Soya, Karpan dan sekitarnya. Kemudian kecamatan Baguala dan Teluk Ambon, selanjutnya di Nusaniwe maupun di Leitimur Selatan,”bebernya.

Dikatakan, lima kecamatan tersebut wajib itu dilakukan antisipasi, sebab menjadi daerah rawan bencana.

“Kami, sudah rapat tim untuk mengantisipasi hal-hal itu dengan langkah membuat posko bencana, dan nanti ada semacam koordinasi dengan pihak lurah untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait dengan siklus cuaca yang tidak menentu dan masuk pada bulan Mei, Juni, Juli hingga Agustus. Dan memang bulan-bulan itu menjadi puncak musim basah,”paparnya.

Ditegaskan, langkah yang dilakukan ini sebagai bentuk antisipasi terjadinya korban dalam puncak musim penghujan tersebut.
“Jadi memang BPBD selalu antisipasi siklus sehingga tidak terjadi hal-hal yang bisa merugikan misalnya, musim hujan kan sudah menjadi pengalaman beberapa kali terjadi kejadian bencana, tanah longsor atau banjir bahkan yang lebih terdeteksi juga kan misal masalah kebakaran,”bebernya.

Sallatalohy mengaku, dengan bencana yang sering terjadi di Kota Ambon, maka masyarakat bisa melakukan antisipasi sejak dini.
“Masyarakat juga harus punya pengalaman terutama bagi saudara-saudara yang berada di posisi rawan bencana, seperti di lereng-lereng gunung, di daerah-daerah pesisir pantai itu juga harus antisipasi,”ujarnya.

Untuk itu, Fahmi mengimbau, warga agar waspada terhadap kondisi alam, guna mencegah terjadinya korban bencana alam.
“Dengan kondisi alam yang ada terutama pada saat hujan, maka kami himbau kepada masyarakat untuk selalu mengantisipasi segala bentuk bencana alam selama musim penghujan nanti,”tandasnya. (EVA).

Exit mobile version