AMBON (info-ambOn.com)-Usai pelaksanaan aksi demonstrasi yang digelar oleh Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung di depan Gerbang Polda Maluku, suasana yang semula tegang berubah menjadi momen kebersamaan yang penuh makna. Beberapa mahasiswa yang terlibat dalam aksi tersebut, bersama dengan personil dari Propam Polda Maluku, terlihat turun ke jalan untuk membersihkan sampah-sampah bekas air mineral, plastik, dan sampah lainnya yang berserakan di sekitar lokasi.
Kegiatan pembersihan ini dilakukan dengan penuh semangat, menunjukkan bahwa meskipun terjadi perbedaan pendapat dalam aksi demo, namun ada kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban di ruang publik. Tampak beberapa mahasiswa dan personil Propam Polda Maluku bekerja sama tanpa memandang perbedaan, mengangkat sampah dan membersihkan area sekitar dengan penuh tanggung jawab.
“Kami merasa penting untuk memberikan contoh nyata kepada masyarakat, bahwa meskipun ada perbedaan pandangan, kita tetap memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan dan ketertiban di lingkungan sekitar,” ujar salah seorang mahasiswa yang enggan namanya disebutkan.
Di sisi lain, Kombes Pol Indera Gunawan, S.I.K, Kabid Propam Polda Maluku, turut memberikan apresiasi terhadap kerjasama yang terjalin antara mahasiswa dan personilnya. “Ini adalah bentuk nyata dari solidaritas sosial. Kami di Polda Maluku berkomitmen tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga turut berperan dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Tindakan seperti ini bisa menjadi contoh baik bagi kita semua.”
Tindakan ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang turut menyaksikan. “Melihat mahasiswa dan aparat saling bekerja sama membersihkan sampah pasca aksi demo, saya merasa bangga. Ini membuktikan bahwa kita bisa berbeda pendapat, tapi kita tetap memiliki tanggung jawab sosial untuk menjaga kebersihan. Semoga ini bisa menginspirasi banyak pihak,” ujar ibu Siti Aminah, salah seorang warga yang berada di lokasi.
Selain memberikan kesan positif tentang kerjasama antara mahasiswa dan aparat, aksi ini juga menunjukkan komitmen Polda Maluku dalam mendukung terciptanya suasana yang aman, nyaman, dan bersih, terutama pasca kegiatan yang melibatkan banyak orang.
“Aksi ini mengingatkan kita bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama,” Bripka Coenrad Istia salah satu personil Propam Polda Maluku yang ikut serta dalam kegiatan pembersihan tersebut.
Aksi kebersihan yang dilakukan oleh mahasiswa dan personil Propam Polda Maluku ini menjadi simbol bahwa perbedaan pendapat dan dialog yang sehat tidak hanya harus terjadi dalam ruang diskusi, namun juga bisa tercermin dalam tindakan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. (EVA)








Discussion about this post