4 Tahun Memimpin, Richard-Syarif Bawa Pemkot Ambon Raih 128 Penghargaan

AMBON (info-ambon.com)-Empat tahun kepemimpinan Walikota, Richard Louhenapessy dan Wakil Walikota, Syarif Hadler (Paparisa Baru), Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berhasil  meraih 128 penghargaan.

“Sampai dengan Desember 2021, tercatat, kurang lebih sebanyak 128 penghargaan telah diterima oleh Pemerintah Kota Ambon; yaitu 34 penghargaan dibidang pelayanan publik, 14 penghargaan di bidang lingkungan hidup, 15 penghargaan untuk inovasi daerah, 49 penghargaan atas kinerja Pemerintah Kota Ambon serta 16 penghargaan dibidang pariwisata, seni dan budaya,” kata Louhenapessy saat membaca sambutan pada acara rapat paripurna ke-3 masa persidangan II tahun sidang III 2021-2022 dalam rangka pengumuman akhir masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Ambon tahun 2017-2022 di rapat paripurna utama, Gedung DPRD Kota Ambon, Senin (4/4/2022).

Dikatakan, dalam berbagai kesempatan ketika menerima penghargaan yang diberikan kepada Pemkot Ambon, saya selalu menegaskan bahwa penghargaan itu adalah bonus dari kerja keras.

“Artinya , penghargaan adalah akibat dari kerja keras. Jadi, jangan kejar penghargaan, tapi tunjukanlah kerja keras, maka dengan sendirinya penghargaan itu datang. Atau dengan kata lain saya ingin mengatakan bahwa tanggung jawab mendahului promosi dan apreasiasi,” ungkap Walikota.

Oleh karena, lanjut Walikota, apabila semua hal yang kita kerjakan dengan penuh rasa tanggung jawab, maka dengan sendirinya promosi dan apresiasi akan datang pada kita.

“Hal ini penting untuk dikemukakan, mengingat hari ini, ada begitu banyak orang berharap mendapat promosi dan apresiasi namun tidak bertanggung jawab dalam mengerjakan apa yang dipercayakan padanya. Itulah sebabnya Napoleon Hill seorang penulis berkebangsaan amerika berkata; mereka yang mengerjakan lebih dari apa yang dibayar, pada suatu saat akan dibayar lebih dari apa yang mereka kerjakan,” terang Walikota.

Pada titik ini, kami menyadari sungguh bahwa jabatan Walikota dan Wakil Walikota bukanlah karier kami tetapi panggilan kami untuk mengabdi. Itulah mengapa selama menjalani panggilan tersebut kami tidak merasa takut kehilangan jabatan tersebut , tapi justru kami merasa takut jika tidak bisa memberi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Disamping capaian dan prestasi yang telah disebutkan di atas, kami juga menyadari sungguh bahwa masih banyak harapan dan impian masyarakat yang belum bisa kami wujudkan. Masih banyak persoalan yang belum tuntas diselesaikan. Masih ada tantangan dan hambatan yang perlu secara bersama kita carikan solusinya. Oleh karena itu Pemkot Ambon perlu dukungan dan keterlibatan semua masyarakat untuk pemerintah dalam mensukseskan berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan. Pemerintah butuh kritik, tetapi pada saat yang bersamaan, pemerintah butuh dukungan. Kita suka menyiyir kalau ada hal yang kurang baik, tapi tak mau memuji kalau ada hal yang baik,” pungkas Walikota. (EVA)

Exit mobile version