1.488.605 Warga Maluku Jadi Peserta JKN

AMBON (info-ambon.com)-Hingga 1 Januari 2019 sebanyak 1.488.605 atau 80 persen warga Maluku menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selain itu terdapat 264 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 24 Rumah Sakit, 4 Klinik Utama dan 5 Optik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Ambon.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Afliana Latumakulita

“Sampai dengan 01 Januari 2019 jumlah peserta JKN-KIS di Maluku sebanyak 1.488.605 jiwa atau sebesar 80 persen dari total jumlah penduduk 1.857.337 jiwa. BPJS Ambon telah bekerja sama dengan 264 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang meliputi Puskesmas, Klinik, Dokter Praktik Umum dan Dokter Praktik Gigi. Sementara itu di tingkat FKTRL, BPJS Kesehatan Cabang Ambon telah bermitra dengan 24 Rumah Sakit, 4 Klinik Utama dan 5 Optik,” tulis Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Afliana Latumakulita dalam rilis yang di terima Info-ambon, Kamis (10/1/19)

Latumakulita mengatakan, secara umum, ada banyak hal yang perlu diketahui masyarakat khususnya soal pendaftaran bayi baru lahir.

Dalam Perpres Nomor 82 Tahun 2018, bayi baru lahir dari peserta JKN-KIS wajib didaftarkan ke BPJS Kesehatan paling lama 28 hari sejak dilahirkan. Aturan ini mulai berlaku sejak 18 Desember 2018.

Jika sudah didaftarkan dan iurannya sudah dibayarkan, maka bayi tersebut berhak memperoleh jaminan pelayanan kesehatan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Khusus untuk bayi yang dilahirkan dari peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), maka secara otomatis status kepesertaannya mengikuti orang tuanya sebagai peserta PBI.

“Untuk bayi yang dilahirkan bukan dari peserta JKN-KIS, maka diberlakukan ketentuan pendaftaran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) pada umumnya, yaitu proses verifikasi pendaftarannya memerlukan 14 hari kalender, dan setelah melewati rentang waktu itu, iurannya baru bisa dibayarkan. Oleh karenanya, kami mengimbau para orang tua untuk segera mendaftarkan diri dan keluarganya menjadi peserta JKN-KIS, agar proses pendaftaran dan penjaminan sang bayi lebih praktis,”papar  Latumakulita.(IA-EVA)

Post Author: Polly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.