70 Armada Grab dan Alfajek Beropersi di Ambon

AMBON (info-ambon.com)-Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette mengatakan, saat ini armada online baik grab maupun alfajek yang telah beroperasi di Kota Ambon sebanyak 70 armada.

Plt Kadis Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette

 “Kami akan menetapkan regulasi tarif taksi online, guna mengantisipasi perang tarif yang berdampak pada iklim usaha yang tidak sehat,”katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (29/11/18).

Diakui, dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang perusahaan taksi online untuk membicarakan pengaturan tarif dan kuota. “Kami akan melakukan survei trend masyarakat dalam menggunakan jasa angkutan, sehingga kita kuota angkutan juga sesuai kebutuhan, survei dilakukan untuk melihat kondisi arus lalu lintas di Ambon, mengingat jumlah kendaraan mengalami peningkatan, jika terjadi penumpukan kendaraan akan berdampak pada kemacetan,”tandas Sapulette.

Sapulette menandaskan, jumlah kendaraan yang beroperasi akan di batasi, karena jika terlalu banyak akan terjadi kemacetan serta dapat menurunkan kinerja jalan,” jelasnya.

Menurutnya, operator aplikasi online grab dan alfajek telah mengajukan ijin operasional, begitu juga dengan go-jek, dan selanjutnya akan ditetapkan kuota armada yang akan beroperasi, mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108/2017 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

“Acuan tersebut menyatakan izin prinsip dari Dishub provinsi, sedangkan untuk kuota ditetapkan kabupaten atau kota, jadi nanti kita yang akan menentukan berapa kuota operasional taksi online di Ambon,” ujar Sapulette.(IA-EVA)

Post Author: Polly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.