1 Pasien Terkonfirmasi Covid-19, ODP di Maluku Melonjak Tajam

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Maluku, Kasrul Selang.

AMBON(info-ambon.com)- Sekretaris Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Maluku, Kasrul Selang di kantor Gubernur Maluku, merilis perkembangan terkini penanganan virus itu di provinsi ini, hingga Minggu (22/3/2020) sore.

Selang menyebutkan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang sebelumnya, atau Sabtu (21/3/2020) kemarin hanya 27 kini meningkat menjadi 53 orang. Yakni di Ambon 6 orang, Maluku Tengah 0, Seram Bagian Barat 3, Seram Bagian Timur 0, Kepulauan Buru 10 orang, Tual 2 orang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) 26 orang, dan Kepulauan Aru sejumlah 6 orang.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang tadinya berjumlah 2 orang, kini turun menjadi 1 orang,  sementara terkonfirmasi yang kemarin nihil, kini menjadi 1 orang.

Berita Terkait: Di Maluku, ODP dan PDP Covid-19 Mulai Naik

Tentang siapa orang tersebut yang terkonfirmasi itu, dari mana asalnya, pihaknya enggan untuk menyampaikan secara terbuka kepada public. Namun yang pasti, pasien terkonfirmasi tersebut atau yang sudah positif Covid-19 itu, akan dibeberkan menyangkut tracking atau pelacakan terkait aktivitas pasien tersebut.

‘’Hasil tracking terhadap orang yang terkonfirmasi itu segera kami umumkan. Apakah menyangkut mobil yang dia naik, keluarganya ada dimana, rekan-rekannya, serta lainnya yang berkaitan dengan itu,’’ tegas Selang yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Maluku tersebut.

Setelah ini , pihaknya berharap, semua bisa ikuti apa yang disampaikan dan himbauan yang sudah berulang kali disampaikan pemerintah. ‘’Kami di Gustu, akan kembali membahas dampak dari terkonfirmasi ini secara serius, agar tidak berdampak luas,’’ tegasnya.

Berita Terkait: Walikota: 1 Warga Positif Covid-19 di Ambonhttps://info-ambon.com/walikota-1-warga-positif-covid-19-di-ambon/

Selang menyatakan, akan lebih mempertegas pengamanan dan pemeriksaan di bandara Pattimura serta pintu masuk utama melalui laut yakni pelabuhan Yos Soedarso-Ambon.

Bahkan, kalau sebelumnya, pihaknya hanya menghimbau agar pengelola destinasi wisata di Maluku ditutup, maka mulai saat ini, kita pertegas bahwa semua destinasi wisata di Maluku harus ditutup.

Ia meyakini masyarakat, bahwa pasien 01 Maluku tersebut, sekarang sementara diisolasi, namun kondisi kesehatannya sudah membaik.

Menyangkut pihak lain yang dalam pemantauan, Selang menegaskan bahwa mereka masih tetap dalam pengawasan intens dan tidak diijinkan keluar dari wilayah Maluku. (PJ)

Exit mobile version